Monday, 5 October 2015

7 Rasa Takut Ini Penyebab Anda Tidak Kunjung Kaya


Satu kunci utama agar bisa menjadi kaya adalah bekerja keras. Namun, tanpa kita sadari ternyata ada beragam hal yang membuat kita menjadi tertunda untuk merasakan harta berlimpah. Yang terbesar yang menjadi penghalang kita untuk menjadi kaya adalah ketakutan yang terdapat di dalam diri. Rasa takut yang tidak bisa kita kontrol akan menjadi penghalang besar untuk kaya. Dan tak sedikit orang yang justru menyalahkan kondisi ekonominya karena mereka tidak kunjung kaya. Padahal yang menjadi kunci permasalahannya adalah mereka sendiri. Nah, menurut situs Business Insider, terdapat tujuh macam ketakutan yang ada di dalam diri yang menjadi penghalang untuk menggapai kekayaan. Apa sajakah ketakutan tersebut?

1. Takut Dengan Hal yang Berbau Asing
Banyak orang yang secara umum memiliki sikap takut dengan hal-hal asing atau baru. Istilah ini sering disebut dengan neophobia. Jenis phobia ini layaknya seperti hewan yang menghindari atau mundur jika menemukan suatu objek atau situasi asing. Padahal dengan berani untuk menyelami hal-hal dan suasana baru, kita akan dapat menambah dan memperluas wawasan serta inteluaktual kita.

2. Takut Membangun Tim Bisnis
Ketakutan lain yang membuat capaian kekayaan kita tertunda adalah rasa takut membangun tim bisnis. Padahal dengan bekerjasama, kita bisa lebih mudah menggapai kekayaan. Membangun tim bisnis juga disarankan oleh Napoleon Hill seperti yang tercantum dalam buku Think and Grow Rich. Kesuksesan Perusahaan Microsoft yang dibangun oleh Bill Gates ternyata dibantu oleh Paul Allen, Apple sukses berkat Steve Jobs dan Steve Wozniak, dan Google menjadi besar karena Larry Page dan Sergey Brin. Jadi jangan takut membangun tim bisnis.

3. Terjebak Antara Kebutuhan dan Keinginan
Uang yang anda miliki akan bisa bermanfaat dan mampu menghasilkan uang kembali jika mampu mengendalikan diri dan menentukan mana yang harus dibeli karena memang kebutuhan, dan mana yang sebaiknya bisa ditunda karena hanya memang merupakan keinginan saja. Jika anda menghabiskan uang hanya untuk memenuhi semua kebutuhan anda, maka anda tidak akan berkesempatan untuk berinvestasi. Semua orang sebenarnya tahu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, tetapi ketika rasa ingin itu sudah memuncak, maka orang merasa enggan atau takut untuk bertanya pada diri sendiri tentang apa yang sebenarnya kebutuhan dan keinginan.

4. Takut Mengalami Kegagalan
Takut gagal memang merupakan perasaan wajar bagi setiap orang. Tapi jika anda tidak mau melangkah karena takut kegagalan, maka kesempatan kaya akan sirna.

5. Takut Ditolak
Apakah anda pernah mendengar kisah sukses miliarder Jack Ma yang pernah ditolak dalam melamar kerja? Ternyata walapun pernah ditolak dan menghadapi berbagai rintangan, ia tidak pernah mundur untuk memulai bisnisnya. Para miliarder dunia juga sebagian besar pernah mendapatkan penolakan, dan tidak takut untuk mendapatkan penolakan-penolakan lainnya. Mereka tetap percaya diri dan yakin bahwa apa yang mereka lakukan adalah hal yang potensial untuk mendatangkan kekayaan.

6. Tidak Menetapkan Tujuan
Jika ingin menjadi kaya, maka kita harus bisa memiliki dan menetapkan tujuan yang tertanam di dalam diri. Karena dengan hal ini kita akan dapat menguraikan serangkaian tindakan dan langkah-langkah spesifik untuk mencapai target tersebut. Namun, kebanyakan orang tidak menetapkan patokan yang yang harus mereka capai, dan lebih pasrah untuk menunggu keajaiban di masa depan. Padahal dengan memiliki target yang jelas dan mulai melakukan dengan tindakan kecil, maka akan menentukan hasil di masa depan.

7. Takut Jadi Sasaran Kecemburuan
Banyak orang mengatakan bahwa uang adalah sumber masalah, karena uang yang banyak bisa menimbulkan rasa cemburu, dengki, iri, dan saingan, dari keluarga, teman, dan orang sekitar. Seperti kata pepatah lama yang menyatakan bahwa "Paku yang muncul ke atas akan dipukul turun", artinya akan ada banyak orang yang menginginkan anda jatuh. Jika rasa "takut akan jadi sasaran kecemburuan" tersebut anda biarkan, maka anda tidak dapat menggapai kekayaan.


Wednesday, 9 September 2015

5 Penyebab Harga Tanah Terus Melonjak




Harga tanah kian melonjak disebabkan oleh beragam faktor. Kita tentu setuju jika investasi di bidang properti, khususnya tanah merupakan investasi yang sangat menguntungkan dan tahan banting. Oleh karena itu, bisnis investasi properti sangat potensial mendatangkan keuntungan, meskipun tidak dalam waktu yang singkat. Berinvestasi di dunia properti memang membutuhkan modal yang besar, sehingga biasanya para pelakunya adalah mereka yang berkocek tebal. Namun, dengan sistem urunan atau bergabung ke perusahaan properti, banyak juga para pemilik modal kecil yang terjun ke bisnis investasi ini.

Banyak para ahli bisnis yang menyatakan bahwa berinvestasi properti khususnya tanah memang tak pernah mengalami kkerugian, karena harga tanah cenderung naik dari tahun ke tahun. Apa sajakah yang mmenyebabkan harga properti tanah terus mengalami kenaikan, bahkan juga di kawasan pedesaan. Apa sajakah faktor yang mempengaruhi mahalnya harga tanah?

1. Lokasi yang Strategis
Hal pertama yang membuat harga tanah dapat bernilai tinggi adalah lokasinya yang terletak di kawasan yang strategis, misalnya dekat kawasan industri, pusat pemerintahan, di kawasan padat penduduk.

2. Penguasaan Tanah oleh Pihak Tertentu
Beberapa pihak yang menguasai sebidang tanah di suatu kawasan juga dapat mempengaruhi harga tanah di daerah sekitarnya. Misalnya pihak investor, pengembang properti, dan pemilik modal lainnya. Mereka bisa membeli tanah dalam skala ratusan hektare yang akan diolah atau dikavling untuk menjadi kawasan perumahan atau industri. Dengan kondisi ini harga tanah cenderung akan meningkat.

3. Permintaan Properti yang Meningkat
Semakin besar kebutuhan akan perumahan dan bangunan di suatu lokasi dapat menjadi faktor pemicu meningkatnya harga tanah. Misalnya pada tiga lalu di kawasan Cisauk (Jawa Barat), harga tanah dijual senilai Rp 200.000 per meter persegi. Kemudian harga tanak melejit drastis menjadi Rp 3 juta per meter persegi setelah salah satu developer properti terbesar di Indonesia, Sinar Mas Land, membangun kawasan perumahan di daerah tersebut.

4. Benda - benda yang Terdapat di Atas Tanah
Tanah atau lahan yang di atasnya terdapat bangunan atau pun tanaman produktif seperti cengkeh, karet, dan kopi, tentu harganya lebih mahal daripada tanah atau lahan kosong.

5. Tingginya Biaya Pematangan Lahan
Salah satu faktor yang juga mempengaruhi harga tanah di suatu lokasi adalah ribet dan rumitnya pengurusan dan perizinan, baik itu untuk alih nama, alih fungsi lahan, dan sebagainya. Jadi, Anda bukan hanya harus membayar biaya pembelian tanah saja melainkan juga biaya registrasi, sertifikasi, hingga perizinan pengembangan di atasnya. (referensi: rumah.com)

10 MUWASHOFAT MARHALAH MUNTASIB






 10 Karakter Aktivis Tarbiyah :
 1. SALIMUL AQIDAH 
( Selamat keyakinannya )
 2. SHAHIHUL ’IBADAH ( Benar tatacara ibadahnya )
3. MATINUL KHULUQ ( Kokoh akhlaknya )
4. QADIRUN ‘ALAL KASBI ( Mampu berusaha sendiri )
5. MUTSAQAFUL_FIKRI ( Pemikirannya luas dan berwawasan )
6. QAWIYUL JISMI ( Kuat fisiknya )
7. MUJAHIDUN LINAFSIHI (Selalu menjaga hawa nafsunya )
8. MUNAZHAM FI SYU’UNIHI ( Teratur semua urusannya )
9. HARITSUN ‘ALA WAQTIHI ( Selalu menjaga waktunya / disiplin )
10. NAFIUN LIGHAIRIHI ( Bermanfaat bagi orang lain )
 

1. SALIMUL AQIDAH
1 Berwala' kepada Allah, Rasul-Nya dan orang-orang beriman
2 Tidak berwala' kepada musuh-musuh Islam dan kaum muslimin
3 Ridha kepada qadha dan qadar
4 Tidak takut masa depan
5 Beriman bahwa kesembuhan hanya dari Allah, disertai upaya pemenuhan aspek kausalitas
6 Beriman bahwa Yang Memberi Manfaat dan Yang Menimpakan bahaya adalah Allah
7 Membedakan antara karamah dan supra natural lainnya
8 Memerangi segala bentuk bid'ah dan kemunkaran, di antaranya: Berbagai bentuk jimat dan perdukunan
9 Komitmen dengan Manhaj, Al-Kitab dan As-Sunnah dalam membangun aqidah

2. SHAHIHUL ’IBADAH
1 Melakukan shalat-shalat yang memiliki munasabah tertentu
2 Qiyamulail satu kali setiap pekan
3 Bersedekah dengan kadar tertentu dari penghasilannya
4 Berpuasa tiga hari setiap bulaN
5 Senantiasa memperbaharui niat
6 Menjauhkan diri dari dosa-dosa kecil
7 Menunggu-nunggu waktu shalat
8 Sekali khatam Al-Quran setiap bulan
9 Bersemangat untuk dzikrullah
10 Komitmen dengan adab berdoa
11 Banyak bertobat dan beristighfar
12 Bersemangat melakukan ibadah sunnah (tambahan)

3. MATINUL KHULUQ
1 Tidak takjub dengan pendapatnya sendiri
2 Berpaling dari laghwu
3 Tidak menyebut-nyebut keburukan orang lain
4 Pemberani
5 Penuh qanaah
6 Menguasai nafsu saat marah
7 Menerima kritik dan penilaian
8 Berbaik sangka pada orang lain
9 Memenuhi janji
10 Memuliakan keluarga (istri)
11 Memuliakan teman
12 Memuliakan tetangga
13 Baik dalam memberikan nasihat
14 Menerima uzur orang yang berbeda dengannya
15 Berusaha menjalin cinta kasih dengan saudaranya
16 Berlomba melakukan perbuatan baik
17 Jika membalas, membalas dengan setimpal dan dalam batas penguasaan nafsu

4. QADIRUN ‘ALAL KASBI
1 Tidak utang kecuali darurat
2 Memerangi riba
3 Tidak berlebihan dalam kebutuhan tersier
6 Pandai berpenghasilan selain pekerjaannya
7 Meraih keahlian lebih tinggi dalam spesialisasinya
8 Menanam saham dengan nisbat tertentu dari pemasukannya
9 Mengembangkan hartanya pada proyek-proyek yang bermanfaat
10 Pandai dalam mendapatkan (meraih) haknya
11 Melatih keluarganya (istrinya) untuk memiliki penghasilan yang membuahkan

5. MUTSAQAFUL_FIKRI
1 Mengkaji sirah 6 tokoh Islam
2 Mengetahui hukum-hukum muamalah
3 Mengetahui jalan untuk mengembalikan tegaknya hukum Islam
4 Tatsabbut dalam menerima informasi
5 Mengulas 3 risalah lain, selain Risalah Ta'lim dan Muktamar Khamis
6 Mengetahui bagaimana menghadapi ghazwul fikri
7 Mengetahui aib-aib realita sekelilingnya, dan berusaha menyuguhkan solusi Islam
8 Berusaha menjadi positif dan aktif dalam hal yang ia ucapkan dan lakukan, dan menjauhi hal-hal negatif
9 Mengetahui 10 wasiat dan mengulasnya
10 Mengetahui mafhum intisyar da'awi
11 Menghafalkan 5 Juz Al-Quran, jika memungkinkan (26-30)
12 Bersungguh-sungguh dalam komitmen berbahasa Arab dalam berbicara dan menulis
13 Menyelesaikan yang lalu dan membaca 5 juz Tafsir Al-Quran (26-30)
14 Mengkaji secara singkat sejarah As-Sunnah
15 Memaparkan berbagai pendapat pada sebagian masalah furu dg memperhatikan adab al-Khilaf
16 Mengikuti perkembangan berita harian, internasional dan nasional
17 Memiliki perpustakaan khusus, jika memungkinkan
18 Memiliki perhatian terhadap segala macam uruf dan tradisi di lingkungannya

6. QAWIYUL JISMI
1 Jika makan tidak kekenyangan
2 Mempraktekkan olah raga khusus
3 Berpuasa sunnah 3 hari setiap bulan
4 Mengetahui prinsip-prinsip P3K
6 Menyempurnakan komitmen dg petunjuk kesehatan & syar'i, sbgmn diisyaratkan pada marhalah sebelumnya, seperti pd masalah halal haram dalam makanan
7 Tidak mengkonsumsi makanan selingan, dan tidak makan dalam keadaan masih kenyang
8 Berolah raga 15 - 20 menit setiap hari
9 Pandai berenang
10 Pandai memanah (menembak)
11 Rihlah jalan kaki 3 - 5 jam setiap bulan pada udara yang cocok (memperhatikan panas dan dingin)
12 Mengkonsumsi makanan yang memenuhi kriteria 4 sehat 5 sempurna
13 Menjaga berat badan yang seimbang
14 Merawat diri dengan sepengetahuan dokter

7. MUJAHIDUN LINAFSIHI
1 Berbicara pada diri sendiri untuk menolong Islam
2 Wara dari syubuhat
3 Melaksanakan dzikir harian
4 Mengobati diri sendiri dari penyakit-penyakit hati
5 Bersegera melaksanakan apa yang disandarkan kepadanya
6 Berjanji kepada Allah untuk tsabat
7 Bersabar atas sikap tidak baik orang lain
8 Mengontrol emosi dan temperamennya
9 Menyebarluaskan fikrah Islamiyah
10 Memenuhi janji tanpa ragu-ragu
11 Melakukan amar ma'ruf nahi munkar sesuai kemampuannya
12 Mendorong dirinya untuk berinfaq fi sabilillah
13 Berinfaq untuk jihad
14 Mengajak orang lain untuk tidak mendatangi tempat-tempat lahwun dan maksiat
15 Mengetahui cara-cara mempertahankan diri dari Nafsu dengan segala patokan-patokan syar'inya
16 Rendah suara
17 Mendorong dirinya untuk hilm
18 Berusaha untuk bersabar

8. MUNAZHAM FI SYU’UNIHI
1 Merapikan kertas-kertasnya
2 Merapikan aulawiyatnya
3 Memprogram semua urusannya
4 Berfikir secara ilmiyah untuk memecahkan problematikanya
5 Membiasakan diri untuk merencanakan segala urusannya

9. HARITSUN ‘ALA WAQTIHI
1 Menginfaqkan waktu untuk belajar
2 Tidak tidur setelah fajar
3 Komitmen dengan segala janji
4 Menjelaskan kepada orang lain akan nilai waktu
5 Mengembangkan dan membuahkan waktunya
6 Membuat perencanaan waktunya

10. NAFIUN LIGHAIRIHI
1 Menyambung rahim
2 Menyambung yang memutusnya
3 Berdakwah untuk taat kepada Allah Taala
4 Mewaspadai kemurkaan Allah Taala
5 Memberikan hadiah kepada orang lain
6 Mendakwahi keluarganya dan memperbaiki tarbiyah anak-anaknya
7 Mengutamakan produk kaum muslimin
8 Mengkhususkan satu hari dalam sepekan untuk keluarga
9 Memikul beban si lemah

 
Blogger Templates