Sunday, 16 February 2014

Pemberdayaan Pengusaha Kecil

Membeli produk ini ada beberapa keuntungan, diantaranya
1. Mendukung program pemerintah dalam penyerapan tenaga kerja
2. Mendukung program pemerintah untuk memberantas kemiskinan
3. Menghidupkan kembali pengrajin sepatu asli Bandung, adalah sebuah realita, beberapa pengrajin sepatu hand made kota Bandung hidup dalam garis kemiskinan, dikarenakan dimanfaatkan secara tidak baik oleh pengusaha yang kurang adil.
4. Membeli produk ini berarti ikut berdonasi ke Yayasan Sahabat Peduli Umat, yang memiliki program-program yang sangat mulia yang semua program semuanya nyaris tak tersentuh oleh NGO lain
5. Menjadi reseller/mitra, akan mendapatkan edukasi tentang cara berbisnis yang baik, Insya Allah akan menghadirkan tidak hanya profit tapi benefit juga.
6. Silahkan kunjungi www.akselerashoes.com untuk melihat karya produk lainnya.
7. Informasi lebih lanjut silahkan hubungi 0817206462

Siap mensukseskan pemilu 2014

 
Kerja sama tim yang sudah terjalin tak terasa sudah menembus lebih dari satu dekade, hal yang dirasakan hingga saat ini adalah sebuah energi yang positif. Dengan semangat tim yang tak kenal henti menghadirkan kegiatan yang ekstra manfaat kepada masyarakat selain dari pada itu kemampuan diri sendiri pun ter upgrade dengan sendirinya lebih percaya diri dan cerdas. Disaat kemampuan semakin meningkat selanjutnya akan semakin membuka diri.Tahun 2014 ini, Indonesia akan melewati perhelatan akbar Pemilu 2014. Semoga bisa menghadirkan kepemimpinan yang berpihak kepada kemaslahatan ummat.
Untuk mendapatkan kepemimpinan sesuai harapan diperlukan usaha kongkrit dari masyarakat agar bisa mendorong wakilnya untuk mengakomodir aspirasi masyarakat. Sebuah kegagalan jika kita tidak ikut berpartisipasi dalam pendukungan dalam proses demokrasi di tahun ini. Buat masyarakat dan relawan yang akan bergabung dengan relawan PREVENTIVE khususnya di daerah Kota Bandung Dapil 2 : Cibeunying Kidul, Cibeunying Keler, Coblong, Sumur Bandung, Cidadap, Bandung Wetan silahkan bergabung, SMS ke No 0817206462.

Wednesday, 25 December 2013

Guru Ngaji Madrasah pun bisa umroh

Beberapa hari yang lalu penulis sempat bertemu di sebuah acara manasik umroh sebuah travel di kota Bandung, saat itu penulis sedang ada keperluan untuk buka stan jasa penukaran Riyal (mata uang Saudi). Saat itu penulis datang terlambat para jemaah sedang melakukan manasik praktek hingga mendekati waktu sholat Dzuhur. Saat break acara (ISHOMA) ada seorang jemaah mendekati penulis dan bertanya tentang manfaat pakai riyal di Mekkah.
Jemaah: "Pa sekarang berapa harga riyal.."
Penulis : "Kami jual perpaket pa, terdiri dari banyak pecahan, sampai pecahan kecil..harga perpaketnya 1 juta rupiah bisa dapat 294 Riyal"
Jemaah: Emang buat apa pecahan kecil?"
Penulis: "banyak manfaatnya pa, bisa untuk infak, jajan karena beberapa produk makanan/minuman yang pakai mesin pake uang pecahan kecil"
Jemaah: "Kalo standar bekal riyal untuk umroh berapa riyal ya mas?"
Penulis:"itu tergantung jemaahnya pa, tergantung kebutuhan juga..kalo menurut saya tukar satu juta juga bisa, emang bapak blm pernah berangkat umroh?"
Jemaah :"saya baru kali ini mas, ini juga alhamdulillah ada yang bayarin"
Penulis : "Subhanallah,..bpk bisa berangkat umroh gratis berarti saya yakin bapak punya amal kebaikan yang di apresiasi oleh relasi bapak,..btw profesi bapak apa sekarang?"
Jemaah : "Saya guru ngaji anak2 pa..(sambil tersenyum)..dan yang membiayai umroh ini sama orang tua murid ngaji saya"
Penulis :"(sambil terkesima) subhanallah, baik benar orang tua murid tersebut"
Kami pun larut ngobrol hingga hampir satu jam, dan ini memberikan pelajaran kepada penulis, bahwa profesi dalam dunia syiar dan dakwah dengan niat mencari ridho Allah swt dan memberikan pencerahan dan pemahaman kepada sesama muslim, terutama anak-anak yang notabene adalah generasi penerus kita memberikan rejeki yang tak terduga. Medapat kan undangan Allah dari umroh dan haji merupakan dambaan bagi kaum muslim diseluruh dunia dari semua kalangan dari golongan miskin hingga orang kaya duniawi. Karena di mekkah dan di madinah terdapat banyak tempat nya maqom ijabah, tempat berdoanya yang mustajab (yang akan dikabulkan Allah swt) dan hukumnya pun ibadah umroh adalah SUNNAH MUAKAD, ibadah sunnah yang sangat dianjurkan.
Semoga kita semua bisa mendapatkan kesempatan untuk bisa beribadah umroh dan haji ke baitullah..

Amiin Ya Robbal "alamiin...

Sunday, 15 December 2013

KEADILAN YANG TIDAK ADIL

LHI telah ditetapkan sebagai terpidana lewat keputusan pengadilan Tipikor. LHI dikenakan hukuman 16 tahun penjara dan seluruh hartanya disita untuk negara. Walau selama persidangan tidak bisa dibuktikan secara materi LHI melakukan perbuatan sesuai dakwaan jaksa. Karena memang tidak ada bukti ( Uang dan saksi kunci ) dia melakukan. Tidak ada bukti dia menggunakan kekuasaannya sebagai pimpinan PKS untuk mempengaruhi menteri Pertanian yang kader PKS. Kesalahannya  LHI hanya satu yaitu dia berteman baik dengan pelaku yang terbukti secara materi melakukan suap yaitu Fathanah. Ya, KPK selalu menang di pengadilan. Tidak ada istilah SP3 untuk kasus yang ditangani KPK. Setiap orang yang dinyatakan tersangka maka dia akan berakhir menjadi terpidana. Saya termasuk marah dan benci dengan siapapun yang berlaku korupsi karena mereka bukan hanya mengkhianati negara tapi juga mengkhianati Tuhan. Mereka juga mengkhianati nilai nilai kemanusiaan yang harus mereka bangun dihadapan keluarga dan masyarakat sebagai makhluk yang bernama manusia. Kalaulah keputusan hukuman untuk LHI ada demi keadilan maka saya harus berpuas diri kepada KPK. Artinya cita cita reformasi untuk lahirnya masyarakat madani , masyarakat plural yang cinta perdamaian, kebaikan, kebenaran dan keadilan akan terjelma. Tidak perlu dirisaukan bila sampai kini korupsi terus terjadi karena hanya masalah waktu, itu akan habis dengan sendirinya seiring semakin kerasnya KPK bersikap. Yang jadi pertanyaan adalah apakah KPK benar diadakan sesuai amanah reformasi untuk tegaknya keadilan bagi rakyat dari para pelaku korupsi? Mengapa saya bertanya seperti itu ? 

Teman saya seorang  ahli telekomunikasi yang juga dosen ITB pernah diminta oleh pengadilan sebagai Saksi terdakwa kasus  Antasari. Teman ini  bukan orang yang doyan berpolitik dan tidak peduli soal intrik politik. Jadi dapat dipastikan dia akan menjadi saksi ahli yang bekerja sesuai dengan keahliannya tanpa bisa didikte karena alasan apapun. Kesaksiannya sangat menentukan untuk menghubungkan Antasari dengan peristiwa kematian Nasruddin, dimana satu satunya bukti adalah adanya SMS dari  Antasari yang mengancam Nasruddin. Tugas teman ini adalah membuktikan SMS itu benar berasal dari Antasari. Hasil penelitiannya bersama team, membuktikan bahwa SMS itu tidak pernah ada. Bukti SMS yang diajukan Jaksa adalah palsu. Seharusnya dengan bukti itu,  Antasari harus dibebaskan dari segala tuntutan. Apalagi menurut teman saya yang pengacara bahwa selama proses persidangan tidak bisa dibuktikan hubungan Antasari dengan kematian Nasruddin. Itu semua hanya keterangan dari berbagai saksi yang dihadirkan jaksa dan dari itu cerita dibangun untuk  memberikan keyakinan kepada hakim bahwa tersangka dengan meyakinkan melakukan tindakan pidana dan patut dihukum seberat beratnya. Dakwaan jaksa adalah pembunuhan berencana dan dijerat dengan Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP pasal 340 dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati. Yang akhirnya hakim memutuskan hukuman 18 tahun penjara.

Ustad Abu Bakar Baasyir (ABB) dijatuhi hukuman 15 tahun karena dakwaan melakukan kejahatan terorisme. Selama persidangan tidak ada satupun bukti secara materi yang  bisa menjadikan  ABB sebagai terpidana. Semua bukti hanyalah berasal dari saksi yang kemudian dihubungkan hubungkan dengan ABB untuk memberikan keyakinan kepada hakim bahwa ABB memang pelaku teroris. Benarkah begitu ? Teman aktifis yang selalu hadir dalam persidangan ABB mengatakan bahwa dakwaan jaksa sangat lemah. Satu satunya yang mengaitkan ABB dengan teroris Aceh adalah adanya pembicaraan empat mata antara ABB dengan Dulmatin untuk melakukan pelatihan militer di Aceh. Padahal almarhum Dulmatin ditembak mati sebelum dimintai keterangannya. Bagaimana saksi yang sudah meninggal yang tidak pernah memberikan keterangan BAP dapat dijadikan bukti dipengadilan. Satu satunya kesalahan  ABB adalah dia memang pernah berhubungan dengan orang orang yang terlibat tindakan teroris dan makar namun itu dalam kapasitasnya sebagai Ustadz atau ulama yang mengharuskan dia bertemu dengan berbagai orang. Kalaupun sampai orang terpengaruh dengan dakwahnya tentang keharusan menegakan syariat islam dalam kehidupan bernegara maka itu bukanlah kejahatan. Karena dia menyampaikan keyakinannya berdasarkan agama yang diakui syah oleh republik ini. Tapi keyakinan ABB dijadikan dasar keyakinan Hakim untuk menjadikan dia terpidana teroris.

Ada cerita, ini kisah nyata tahun 80an. Seseorang diseret oleh warga penghuni komplek perumahan kekantor polisi karena kepergok ada diatas genteng rumah orang dimalam hari. Walau tidak ada barang bukti ditangan bahwa dia mencuri namun sudah cukup alasan bagi orang ramai dia adalah pencuri. Setidaknya dia patut diduga melakukan pencurian. Patut diduga saja sudah cukup membuat orang pesakitan. Begitulah hokum dinegeri ini. Dihadapan polisi, tersangka mengakui bahwa benar dia ada diatas genteng rumah orang dimalam hari dan terpaksa mengakui patut diduga itu. Namun apa yang terjadi dipangadilan? Ditangan seorang pengacara yang idealis, tersangka ini bebas murni. Mengapa ? Ada satu pertanyaan dari terdakwa kepada hakim dan hakim tidak bisa menjawabnya, apa bukti bahwa dia mencuri? Karena ini dakwaan mencuri maka harus ada bukti barang curian. Tanpa bukti barang curian maka dakwaan itu batal demi hokum. Kesaksian tanpa bukti justru membatalkan kesaksian itu sendiri. Jaksa gagal menyediakan barang bukti dihadapan hakim karena memang belum terjadi pencurian. Satu satunya bukti kesalahan tersangka hingga patut diduga mencuri adalah dia berada diatas atap rumah orang dimalam hari. Tapi logika realita bukanlah logika hukum untuk menjadikan seoran terpidana. Ada falsafah hukum yang hampir semua mahasiswa fakultas hukum diwajibkan untuk menghapal Azas Indubio Proreo  “Lebih baik membebaskan 1000 orang yang bersalah daripada menghukum satu orang yang tidak bersalah”. Artinya Lebih baik membebaskan orang yang diragukan bersalah daripada terlanjur menghukum orang tidak bersalah. Prinsip hukum ini sudah ada sejak zaman Nabi.

Philosopi hukum seperti cerita diatas tidak berlaku bagi LHI, Antasari dan ABB. Mereka dijadikan tersangka karena “patut diduga” dan setelah itu mereka menjadi terpidana karena proses persidangan yang berhasil menciptakan opini yang memberikan “keyakinan “hakim bahwa tersangka bersalah. Andaikan kasus LHI, Antasari, ABB dijadikan jurisprudence untuk kasus Bank Century, Hambalang maka dipastikan akan banyak elite politik dari penguasa yang masuk penjara. Karena walau tidak terbukti secara materi namun secara “meyakinkan” dapat dibuktikan dari sisi sosial kehidupan mereka yang berkuasa, yang langsung menjadi Orang  Kaya Baru yang bergelimang dengan kemewahan. Tapi hukum Indonesia hanya berlaku untuk yang bukan penguasa, dan kepada penguasa,  hukum harus berjalan dengan azas Indubio Proreo. Seorang perwira militer asing  yang bertemu dengan saya dalam acara wine party mengatakan bahwa Amerika dan Australia sangat kecewa dengan sikap Megawati yang lemah terhadap Terorisme terbukti Abu Bakar Baasyir (ABB) dijatuhi vonis hukuman ringan. Namun AS sangat bangga dengan rezim SBY karena bisa membungkam ABB dengan hukuman berat dan sekaligus merusak citra gerakan islam fundamentalis di Indonesia. Mereka ( AS dan Australia ) puas terhadap hasil peradilan kasus LHI karena LHI bukan hanya mengganggu ambisi AS dan Ausralia menguasai pasar daging di Indonesia tapi juga LHI adalah orang yang masuk dalam gerakan bawah tanah perjuangan islam international. Walau untuk itu harus menjadikan Antasari sang ketua KPK sebagai terpidana karena mencoba menguak konspirasi mereka menempatkan puppet sebagai pemimpin terpilih negeri ini...

Monday, 25 November 2013

Menjaga konsistensi amalan sederhana berdampak besar

Sekitar 10 tahun yang lalu kami memulai agenda sederhana melaksanakan tensi gratis di pasar tradisional, dimulai dari tensi tanpa record sampai dikelola secara profesional hingga saat ini. Variasi pemeriksaan pun mulai kami jajaki dari pemeriksaan kadar gula dalam darah, kadar asam urat, kolesterol dan trigliserida.
Kami yang merupakan bagian dari panitia pelaksana merasakan banyak terjadi kemajuan yang sangat signifikan hingga dari sekian tahun tersebut hanya dalam hitungan jari kami tidak melakukan agenda tensi (baksos) dipasar tradisional dan itu pun H -1 kami harus pampang PENGUMUMAN bahwa baksos bulan ini di tunda ke bulan berikutnya.
Kami awalnya berpendapat dan menganalisa bahwasanya pasien yang mendatangi kami hanya sekedar iseng alias mumpung skalian lewat kita periksa...(mindset panitia), seiring berjalanya waktu banyak hal yang kami dapatkan (Keutamaan) diantaranya:
1. Memberikan edukasi dan pemeliharaan kesehatan masyarakat secara langsung membantu pemerintah dalam program peningkatan usia harapan hidup, walau pun kami tanda tanya besar apakh pemerintah tahu tentang eksistensi kami melayani masyarakat. Dan yang paling penting adalah beberapa pasien yang mengalami kondisi diluar normal amat sangat terasa terbantu dengan kegiatan baksos ini.
2. Memberikan edukasi kapada masyarakat tentang pengorbanan untuk sebuah keuntungan, setelah beberapa lama (sekitar 7 tahunan) kami menyediakan kotak infak yang berasal dari masyarakat yang kami belikan untuk pengadaaan alat kesehatan yang canggih, pengobatan gratis (momen tertentu) dan pembelian aset penunjang lainnya, kalau dihitung mungkin nilainya sangat fantastis (bisa capai puluhan juta)
3. Sebuah ladang amal, kami membuka informasi dan bersedia untuk menduplikasi ke daerah lain ihwal sistem baksos yang kami bangun, hingga saat ini (nov 13) sudah tercatat jumlah pasien sekitar 2200 orang, sebagian besar (150-300org) datang ketempat stand kita untuk diperiksa dan berkonsultasi. Kami meyakini ini merupakan salah satu amal terbaik yang merupakan peluang yang jangan disia-siakan.
4. Mendapat kan dukungan dari masyarakat dan didoakan masyarakat untuk dimudahkan dalam segala urusan.
5. Segera hubungi kami untuk melakukan coaching clinic di pasar tradisonal sekitar anda (maaf untuk sementara sekitar Bandung Raya, insya Allah yang lain menyusul)
Semoga dengan informasi diatas bisa membawa kita ke jalan yang lebih baik dan bermanfaat.

Friday, 22 November 2013

Membuka Jaringan Silaturahmi Tak Kenal Batas




Awalnya sebagai pengusaha pemula, yang sebelumnya bertahun-tahun menjadi karyawan terkadang ketika memulai akan merasa kikuk dan ada rasa hawatir dan kurang pede. Hal yang mendasari keberanian dan rasa pede muncul berawal dari rasa idealisme kita sendiri untuk men sinkron kan antara harapan dan kenyataan. Saya pikir mungkin kita tahu taraf ideal hidup kita, sebagai contohnya kita sering melihat dan memperhatikan orang lain yang tentunya ukurannya lebih sukses dari orang lain dan kita ingin mengikuti mereka agar mendapatkan kesuksesan yang sama atau lebih.
Dalam sisi lain, seiring nya bertambahnya usia, nilai kebutuhan finansial semakin meningkat dan produktifitas cenderung akan sedikit demi sedikit menurun, maka diperlukan usaha konkrit untuk melawan dan mencari solusi agar kita bisa sukses menjalani hidup ini. Sebagai langkah awal untuk mengembangkan bakat dan potensi awal kita adalah SILATURAHMI atau mengunjungi kerabat, teman atau bahkan sama orang yang tidak kenal sama sekali dengan kita. Ini sangat perlu dilakukan karena disana kita akan melihat cara pandang, tindakan atau langkah hidup dari orang yang kita datangi.
Dengan kita melakukan silaturahmi, maka akan membuka wawasan kepada kita untuk dapat mempercepat melakukan perubahan ke arah lebih baik. Kita pasti akan dihadapkan pada satu pilihan langkah apa yang akan kita ambil.
Semoga dengan membuka jaringan baru akan memberikan inspirasi kepada kita dalam hal yang positif yang akan membawa kita kepada kesuksesan, kebahagiaan dunia dan akhirat.

Wednesday, 13 November 2013

Prinsip menjadi pengusaha bermental baja



 Tak sengaja ketika masih bekerja di PT Sanbe Farma mendapatkan materi Change management dari manager PPIC kami Bpk Benyamen, walau pun saya tidak mendapatkan presentasi langsung dari beliau (hanya dapat softcopy) ini menjadikan inspirasi buat kami untuk menjalani usaha, dan hasilnya alhamdulillah bisa berkembang dan berkarakter serta memiliki nilai pemberdayaan, cekidot...
Out line
1.       MASALAH PERUBAHAN
a.       TUNTUTAN GLOBAL, sebuah keniscayaan sebagai pengusaha harus bisa mengikuti ritme perkembangan jaman, agar tidak tergerus oleh jaman. Beberapa variabel diantaranya:
                                                              i.      COST, biaya operasional produksi dan living cost sebagai manusia individu dan kelompok (exp. Keluarga, perusahaan) kian hari kian meningkat seiring dengan bertambahnya nilai inflasi.
                                                            ii.      KUALITAS PRODUK DAN JASA semakin tertantang agar bisa memiliki daya saing dan yang terbaik dengan mengutamakan kebutuhan pasar, yang sudah menjadi konsumen kita harus bisa ter maintenance dengan baik sehingga tidak mudah kelain hati.
                                                          iii.      PELUANG BARU, pada satu waktu/titik diperlukan untuk rehat dan berpikir keluar dari pikiran convensional kita agar tidak terjebak dalam pemikiran dan ide yang terbatas. Pelajari peluang baru, sering bersilaturahmi dengan kawan yang berlainan profesi dan berbeda jenis usaha.
                                                           iv.      PRODUKTIVITAS, peningkatan produktifitas yang didasari oleh permintaan dari konsumen loyal dan bagian marketing, perlu serius diperhatikan untuk menghindari potensi rasa kecewa dari konsumen/klien kita atau pasar.
b.      SISI POSITIF, memiliki mental pengusaha yang baik dan tangguh, tidak mudah kehabisan ide serta memiliki unsur seni yang sangat tinggi,akan menjadi imajiner  kelas tinggi dalam konteks kebaikan dan penambahan nilai manfaat.
                                                              i.      ADAPTASI TERHADAP LINGKUNGAN YANG BERUBAH, selalu mengikuti perkembangan jaman dan ter up date
                                                            ii.      PENINGKATAN DAYA SAING, kemampuan perusahaan akan semakin ter up grade
                                                          iii.      POSITIONING YANG LEBIH BAIK, pengurangan sisi kelemahan dan mengikuti perkembangan jaman yang didasari nilai efisiensi dan efektifitas.
c.       SISI NEGATIF / RESIKO PERUBAHAN,
                                                              i.      KEGAGALAN, bisa terjadi dan bisa mengakibatkan usaha tutup
                                                            ii.      SUMBER DAYA TERBUANG PERCUMA, bisa terjadi karena tidak terjadi nilai efisiensi dan efektifitas terlebih cost akan meningkat
                                                          iii.      KARYAWAN ; FRUSTASI, PUTUS ASA, TAKUT, mental bisa kena, produktifitas menurun, tidak PEDE, konsumen/klien pada mundur
d.      KESALAHAN-KESALAHAN YANG KERAP TERJADI
                                                              i.      MEMBIARKAN TERLALU PUAS DIRI
                                                            ii.      GAGAL MENCIPTAKAN KOALISI PENGARAH YG CUKUP KUAT
                                                          iii.      MEREMEHKAN KEKUATAN VISI
                                                           iv.      KOMUNIKASI YG BURUK
                                                             v.      MEMBIARKAN HAMBATAN MENGHALANGI VISI BARU
                                                           vi.      GAGAL MENCIPTAKAN HASIL JANGKA PENDEK
                                                         vii.      TERLALU CEPAT MENYATAKAN KEBERHASILAN
                                                       viii.      LALAI MENANAMKAN PERUBAHAN SECARA KOKOH DALAM KULTUR PERUSAHAAN
                                                           ix.      KONSEKUENSI :
1.       STRATEGI BARU TIDAK DIIMPLEMENTASIKAN
2.       AKUISISI TIDAK MENCAPAI SINERGI YG DIHARAPKAN
3.       REKAYASA ULANG MEMBUTUHKAN WAKTU LEBIH LAMA DAN BIAYA TERLALU BANYAK
4.       PERAMPINGAN TIDAK BERHASIL MENGONTROL BIAYA
5.       PROGRAM-PROGRAM KUALITAS TIDAK MEMBERIKAN HASIL YANG SESUAI DENGAN HARAPAN
2.       PROSES PERUBAHAN
To be continued....
 
Blogger Templates