Sunday, 29 April 2018

SIANG TERHINA MALAM GUNDAH GULANA

Sesaat akan menjadi imam sholat jenazah, Rasulullah saw menyampaikan kepada makmum sholat jenazah, mempertanyakan "apakah jenazah ini sebelum wafat memiliki hutang?" setelah ada yang menjawab akan mempertanggungjawabkan hutang dan janji yang belum tertunaikan oleh almarhum/ah selama hidupnya. Rasulullah SAW mulai melaksanakan sholat jenazah ketika ada keluarga atau kerabat menyanggupi dan bertanggung jawab atas hutang dan janji yang belum tertunaikan oleh almarhum/ah selama hidupnya.

Menerima dengan segala penuh kecintaan atas dasar RIDHA Allah swt

Ridha adalah hasil dari cintanya mukmin, kedalaman dalam memahami islam akan menghasilkan jiwa yang ridho dan tawakal. Alhamdulillah hingga saat ini kita masih diberikan anugerah dan karunia Allah swt. Yang hanya atas karunia dan keberkahan dari-Nya kehidupan kita berlangsung hingga detik ini.
Realitas kehidupan tercipta terkadang kontradiktif dengan apa yang direncanakan dan atau diharapkan oleh seseorang. Ekspektasi yang terlalu berlebihan akan memberikan dampak yang buruk manakala terjadi keguncangan lahir dan batin.

Monday, 9 April 2018

10 Cara Memulai Bisnis yang Perlu Anda Ketahui



Berikut ini 10 aturan untuk memulai usaha kecil. Daftar ini lebih untuk membuat Anda menyadari kenyataan yang ada, daripada gila-gilaan mengejar impian terdahsyat Anda dalam berbisnis.
#1 Lebih Realistis
Kunci sukses bisnis kecil, terutama di tahap startup, adalah menjaga agar barang tetap sederhana dan harganya rendah. Banyak calon pemilik bisnis terjebak dalam perangkap mencoba menciptakan rencana bisnis terbesar dan paling kuat di dunia.
Saat membuat model bisnis, coba lihat ke sekeliling dan cari contoh sukses dari model bisnis yang Anda kehendaki, lalu pelajari. Bila Anda tidak dapat menemukan, entah Anda yang luar biasa jenius, atau model bisnis Anda tidak bakal berhasil di dunia nyata. Jangan bertahan pada produk yang kita pikir cocok untuk dijual saja. Perhatikan pasar, apa yang benar-benar dibutuhkan saat ini.
#2 Jangan Menginvestasikan Uang Sendiri
Kebanyakan bisnis adalah perjalanan yang berisiko, maka dari itu carilah partner. Jadi, jika semuanya tidak berjalan sesuai rencana, Anda tidak bakal bangkrut karena dana startup tadi, dan tidak dikejar utang.
#3 Perbudak Diri Sendiri
Jika Anda tidak bersedia bekerja keras, lembur, melupakan keuntungan pribadi dan kesehatan, maka wirausaha bukan untuk Anda. Pada awalnya, Anda pasti tidak akan mampu membayar karyawan, sekalipun karyawan yang murah. Jadi, karyawan Anda adalah Anda sendiri.
#4 Tentukan Badan Hukum
Seorang pengusaha harus memahami peranan hukum dalam bisnis, sehingga bisa terhindar dari masalah-masalah hukum yang tentunya ada biaya-biaya hukum yang sangat tinggi. Karena hukum sangat berperan penting dalam mengatur kegiatan bisnis agar startup bisa berjalan lancar, tertib, aman, sehingga tidak ada pihak-pihak yang dirugikan akibat adanya kegiatan bisnis tersebut.
Ide bisnis boleh bagus, tapi jangan lupa aspek hukum juga sangat penting untuk kelancaran startup Anda.
#5 Rekrut Karyawan dengan Baik
Tanpa memperdulikan ukuran usaha Anda, pada akhirnya Anda akan merekrut karyawan dari luar. Untuk itu, lakukan proses rekrutmen dengan hati-hati, tanpa tergesa-gesa, dan perlakukan hal tersebut sepenting saat Anda memulai usaha.
Lakukan pengujian kinerja karyawan setara dengan upah yang harus dibayarkan kepadanya. Sangat disayangkan sikap pemilik usaha yang punya visi untuk usahanya, tapi merekrut karyawan yang justru menghalanginya meraih visi tersebut.
#6 Jual Kelebihannya, Bukan Harganya
Saat Anda memulai usaha, sudah sewajarnya Anda frustasi memasarkannya. Tapi, jika Anda bersaing pada harga, Anda pada akhirnya akan menjual dengan harga pas-pasan atau bahkan di bawah modal. Jangan berikan potongan harga pada penjualan produk, namun selalu tingkatkan kualitas produk. Pelanggan akan terkesan dengan kualitas ketimbang potongan harga. Kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan bahwa harga produk yang Anda lebih tinggi karena memiliki nilai yang lebih baik.
#7 Ketahui Angka Dasar
Mengetahui berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk menjalani usaha, mulai dari sewa toko, listrik, asuransi karyawan, sampai harga tinta printer, kertas dan pajak. Lalu bagi semua itu dengan berapa hari dalam setahun Anda akan buka.
Itulah yang menjadi angka dasar. Jumlah minimum pendapatan yang Anda butuhkan setiap hari. Jika Anda tidak pernah berpikir tentang angka dasar, coba pikir ulang. Saat melakukan perencanaan dana, selalu lebihkan pengeluaran dan kurangi pendapatan.
#8 Gunakan Teknologi Terbaru
Aplikasi dan penyimpanan data dengan cloud technology sangat murah dan membuat perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran. Temukan segala cara yang berpotensi untuk meningkatkan jumlah laba.
#9 Perlakukan Vendor dengan Baik
Perlakukan vendor dan supplier Anda sebaik mungkin, seperti halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Mereka bisa saja memberikan diskon berdasarkan volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik, serta berharap ada peningkatan volume di masa mendatang. Hubungan yang baik, membuat mereka juga dapat memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan pengiriman gratis.
#10 Jadilah yang Terbaik
Anda tidak boleh setengah-setengah. Setiap hal yang Anda lakukan untuk klien haruslah yang terbaik. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan ini terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar.

Tuesday, 20 March 2018

SAATNYA MEMILIKI RUMAH SENDIRI!!!



Membangun awal rumah tangga, saat indahnya merencanakan masa depan bersama. Hal yang menjadi bagian terpenting adalah terciptanya kondisi privasi keluarga yang nyaman, artinya kita menempati rumah yang bebas dari orang-orang sekalipun orang tua kita atau pun mertua. Betul ga?...

Buat kita atau pasangan yang memiliki karakter introvert juga akan menjadi kendala, sebagai pengalaman saja ketika menjadi pengantin baru hanya sekitar 2 minggu tinggal di mertua sampai akhirnya tinggal dirumah sekalipun ngontrak. Kemudian memaksakan diri setelahnya mengambil perumahan dan alhamdulillah semuanya lancar hingga saat ini.

Sangat nyaman membangun rumah tangga dengan mandiri, kehidupan semakin bahagia dan harmonis. Rumah itu sangat penting untuk segera dimiliki. Silahkan diskusikan dengan orang sekitar kita perihal pentingnya kepemilikan rumah, saya jamin sangat penting bahkan urgensinya lebih diprioritaskan dengan kebutuhan lainnya terutama juga kita tidak akan terjebak pada pengeluaran biaya konsumtif yang menguras keuangan kita.

Kabar gembira untuk sahabat-sahabat yang berdomisili di sekitar Bandung Raya, saat ini di daerah Majalaya, posisinya sekitar 2,3 km dari RSUD Majalaya dan Alun-alun majalaya, akan dibangun sekitar 600 unit (100% bangunan bersubsidi) akan segera dibangun.

Yuk buruan, segera booking kavlingnya...dengan mengucap Bismillahirrahmaanirrahiim... KITA TARGETKAN TAHUN INI MEMILIKI RUMAH!!!! SEMOGA ALLAH SWT MERIDHOI DAN MEMBERIKAN JALAN....AMIIN YA ROBB..

UNTUK KONSULTASI BISA MENGHUBUNGI WA 0817206462 (FAIZAL)

UNTUK GAMBARAN 

RUMAH TYPE 30 LUAS TANAH 60 M2

BOOKING FEE 1 JUTA
DP 6JT

UNTUK SAHABAT YANG AKAN MEMBELI CASH PER APRIL 2018 SEHARGA 132JUTA DAN AKAN MENDAPATKAN PAKET FURNISH DARI KAMI

Monday, 19 March 2018

Diprediksi Tahun 2020, 95% Dari Generasi Milenial Kesulitan Mendapatkan Rumah


Nih penting untuk dibaca …..
Sumber Detik.news
27 November 2017



Jakarta - Generasi milenial yang saat ini mendominasi penduduk Indonesia, diprediksi akan sulit memiliki rumah atau terancam jadi 'gelandangan' dalam beberapa tahun ke depan. Gaya hidup yang cenderung boros dengan rata-rata kenaikan harga rumah yang sangat tinggi, menjadi penyebab utamanya.

Rumah123 melakukan survei, hasilnya dalam 3 tahun mendatang atau 2020, hanya 5% kaum milenial (kelahiran antara 1982 – 1995) yang sanggup membeli rumah. Sisanya 95% tak memiliki tempat tinggal.

"Intinya kami ingin melihat bagaimana kemampuan generasi kaum milenial di sekitar Jakarta. Kita kerjasama dengan karir.com kita bandingkan dengan rata-rata kenaikan harga rumah," kata Country General Manager Rumah123, Ignatius Untung kepada detikFinance, Senin (27/11/2017).
Menurut data Rumah123, kenaikan harga rumah jauh lebih besar dibanding kenaikan pendapatan pertahunnya. Rata-rata kenaikan properti di Indonesia menurut Untung pertahunnya mencapai 17%.

"UMR kan enggak sampai 10%. Apalagi pertumbuhan ekonomi membaik, itu kan inflasi turun, kalau inflasi kecil berarti penghasilan juga enggak besar. Di luar Jakarta, seperti Bodetabek kita survei angkanya hampir sama," imbuhnya.

Survei Rumah123 mengambil contoh, saat ini harga rumah berukuran 70 meter persegi di Sumarecon Bekasi sudah mencapai Rp 1,2 miliar. Sementara untuk ukuran yang sama di Tambun, Bekasi sudah mencapai Rp 600 jutaan.

"Menurut data di situs kami rumah seharga Rp 300 jutaan juga sudah hampir tidak ada. Rata-rata sudah di atas Rp 1 miliar, untuk rumah second," imbuhnya.

Berdasarkan house price to annual income ratio atau rasio harga rumah berbanding pendapatan pertahun, harga rumah yang sebaiknya dibeli maksimal 3 kali dari penghasilan tahunan (12 kali gaji, bonus dan THR). Jika diambil contoh rumah seharga Rp 600 juta, maka generasi milenial harus memiliki penghasilan per tahun Rp 200 juta atau perbulannya Rp 16 jutaan.

Menurut survei Rumah123, hanya 4% lebih kaum generasi milenial yang memiliki gaji perbulan sebesar itu. Jadi sebenarnya pemasukan generasi milenial saat ini terbilang biasa-biasa saja.

Faktor lainnya, generasi milenial saat ini gaya hidupnya terbilang boros. Mereka lebih mementingkan gaya hidup ketimbang membeli rumah. Seperti ingin terus mempunyai smartphone terbaru dan hobi traveling yang menghabiskan uang cukup besar.

"Padahal rumah ini harus diutamakan. Travelling bisa ditunda dan harga tiket naiknya enggak besar. Sementara rumah naiknya sangat besar, bahkan pernah sampai 100% dalam setahun. Jika tidak didahulukan tidak akan punya rumah," tuturnya.

Kaum milenial juga merasa tidak masalah untuk tinggal dengan menyewa properti. Padahal menurut Untung pikiran tersebut sangat salah. Sebab dengan menyewa berarti hidup kita tergantung dengan pemilik properti tersebut.

"Kalau yang punya mau jual atau tidak mau perpanjang, berarti harus pindah lagi. Padahal biaya pindahan itu mahal loh. Jadi menurut survei di 2021 bahkan tidak ada satu pun generasi milenial yang memiliki rumah di Jakarta," tukasnya. 


Nah...gimana dengan berita dan analisa diatas??? sisakan ruang dalam pemikiran kita, analisa kita dan rencana kita kedepan...

Posting berikutnya cara mendapatkan rumah yang terjangkau dan nyaman....

Khusus yang berdomisili di Bandung, kami siap mendampingi!!..

Call By WA 0817206462

Thursday, 23 November 2017

"NULUNGAN ANJING KA GENCET"



Peribahasa sunda, Nulungan Anjing Kagencet memiliki arti kurang lebih yakni berniat menolong seseorang untuk bangkit dari ketertinggalan, namun setelah yang bersangkutan diberi jalan dan ditolong malah menyelakakan orang yang menolong dan orang tersebut pun susahnya makin kentara. Peristiwa tadi mungkin bisa jadi banyak ditemukan di tengah lingkungan kita. Diawali oleh rasa empati terhadap seseorang terhadap menjalani hidup yang penuh dengan kebersahajaan dan keterbatasan ekonomi ingin rasanya memberikan sesuatu yang akan memperbaiki derajat kehidupannya.
Perspektif kita sebagai orang yang berniat menolong atau membantu memberikan nilai kepercayaan, hingga tidak ada ruang dalam sangkaan untuk berburuk sangka. Dengan kondisi memiliki keturunan yang banyak namun bisa bertahan hingga menyekolahkan anak-anaknya hingga Sekolah Menegah Atas. Setiap kata yang keluar kita anggap adalah kebenaran dan kita percayai itu, sehingga ketika ada niat yang tulus dan didasari tekad yang kuat untuk memperbaiki keadaan social dan ekonomi keluarga berdiskusi terhadap peluang menjemput rejeki yang sudah ada didepan mata.
Sebagai kawan yang tentunya memiliki permasalahan tersendiri, tidak memiliki kapasitas permodalan sekalipun ingin rasanya membantu dan merespon peluang yang diceritakan, karena dengan keterbatasan permodalan kita hanya bisa menyambungkan dan menghubungkan dengan pemilik modal. Alhasil terjadilah kesepakatan kerjasama antara pemodal dan pengelola dan kita pun dalam akad kerjasama hanya sebagai pihak ketiga yang tentunya tidak mungkin terlibat langsung mengingat memiliki kesibukan sendiri dalam menghadapai dinamika kita.
Sebelum kesepakatan ditandatangani, kita memastikan bisnis yang akan digarap itu memiliki nilai resiko yang minimal bahkan tidak ada resiko (Zero Risk), namun karena nilai kepercayaan yang kuat sehingga kita mempercayakan sepenuhnya kepada pengelola. Seiring berjalannya bisnis yag digarap ternyata jauh dari ekspektasi yang diharapkan, banyak hal yang belum dipelajari, sehingga ketika hambatan terjadi hingga tidak bisa menanggulangi. Ihwal kemacetan diawal, kita sebagai pihak ketiga yang mereferensikan ingin menjaga nama baik pengelola sehingga kewajiban pengelola kepada pemilik modal bisa berjalan beberapa waktu dan beberapa bulan bahkan.
Dengan argument yang meyakinkan dan memberikan harapan yang terus berlangsung sampai akhirnya kita sebagai peng back-up sementara akhirnya kewalahan untuk menutupi kewajiban pengelola. Pengelola ternyata menutupi dan kurang mempelajari variable-variabel dari bisnis yang digarap sehingga masalah menjadi bola salju dan liar. Kita sama sekali tidak menyangka ternyata kapasitas pengelola belum siap menghadapi hambatan awal yang justru menghancurkan bisnis yang baru dibangun. Semakin sering berinteraksi dengan pengelola semakin mengenal karakter sesungguhnya tentang menyikapi terhadap masalah.
Pemilik modal memiliki kegalauan yang sangat tinggi sampai akhirnya tidak mampu menyelamatkan dana yang ada di pengelola sampai akhirnya pemilik modal mengejar kita (yang sebetulnya kapasitas kita hanya sebagai penghubung). Pemilik modal mengejar kita untuk mengembalikan modal mulai dengan cara halus, sedang hingga kasar. Pengelola terus memberikan harapan-harapan dengan argument yang sangat manis, argument-argumen yang di sampaikan ternyata tak satu pun terealisasi.
Kejadian tersebut diatas sangat banyak ditemukan, sehingga bisa merusak tatanan hidup bermuamalah baik dalam keluarga mau pun dengan kawan yang mengetahui kasus tersebut dengan berbagai perspektifnya. Dengan sendirinya kualitas hidup pun kian merosot, hidup menjadi tidak produktif sama halnya tersiksa seperti memiliki hutang menurut ajaran islam “Siang merasa terhina, malam gundah gulana”.
Tips untuk menjaga bisnis aman dan langgeung, diantaranya sebagai berikut: Upayakan ada Visi dan Misi yang jelas dan kongkrit dalam menjalankan bisnis, jika akan melibatkan investor wajib dibuatkan target re-invesment (pengembalian modal dalam waktu tertentu), hindari tawaran yang menggiurkan namun kita kurang menguasai bahkan jika menguasai tapi tidak memiliki waktu untuk supervise sebaiknya hindari, jangan coba-coba memulai bisnis yang kita sendiri tidak memiliki passion (bakat) dalam bisnis yang akan digarap, focus dalam bekerja tidak banyak menunda, semangat bisnis dipelihara dan yang terakhir yang paling dominan adalah perbaiki ibadah secara kualitas dan kuantitas, berdo’a dan meminta restu dan do’a dari orang terdekat kita yang utama adalah do’a dari orang tua dan keluarga….

Wallahu’alam


Friday, 19 May 2017

Seorang Pahlawan Datang dan Pergi Silih Berganti



Disaat kondisi tersulit dalam keadaan sulit, berbicara dengan orang sulit membuat kita terkadang mudah berputus asa dan putus harapan. Upaya memperbaiki keadaan pun terus dilakukan, tidak hanya strategi darat, strategi udara pun kian gencar (berdo’a dan beribadah) agar Allah swt senantiasa memberikan kekuatan dan kemampuan untuk menanggulangi permasalahan yang ada.
Kita harus menyadari, sebuah hal atau peristiwa yang saat ini terjadi adalah buah amal/perilaku kita di masa yang lalu. Kemudian nasib kita di masa yang akan datang sangatlah tergantung terhad apa amal/perilaku kita saat ini. Sebuah keniscayaan setiap manusia akan berinteraksi satu sama lain, kemudian dalam dimensi yang berbeda tidak jarang Allah swt menakdirkan mempertemukan dengan manusia yang memiliki kultur dan dinamika yang berbeda dengan kita. Ada yang menguntungkan ada juga sebaliknya, do’a yang paling terbaik adalah agar senantiasa didekatkan dengan orang-orang yang mendapatkan keridhoan dan keberkahan Allah swt, amiin ya robb.
Dalam beberapa obrolan santai bersama kawan, sering kita membahas dan mengulas peristiwa yang terjadi ketika obyek yang kita bicarakan mengalami sebuah peristiwa. Dalam ulasan dan analisa dalam obrolan tersebut tercetus oleh kita hikmah dibalik peristiwa, yang bisa jadi ketika menimpa kita, apa sikap terbaik kita untuk menyikapi sebuah peristiwa tersebut.
Misteri usia tidak ada yang mengetahui, oleh karena itu kita harus tidak berhenti bersyukur manakala ketika kita dirundung masalah yang menyesakan datanglah seorang pahlawan yang membantu memberikan solusi dengan model yang berbeda-beda, kemudian kita pun juga diharapkan jangan ragu untuk menjadi “pahlawan” kepada kawan kita yang sedang mengalami kesulitan. Harapan kita, ketika Allah SWT mewafatkan kita tidak meninggalkan persoalan duniawi yang belum terselesaikan.

“Terimakasih untuk teman-teman yang sudah hadir dalam setiap episode kehidupan kebaikan yang beri makna, dan terima kasih atas perkenan ladang amal yang menyebabkan kita hadir dalam episode hidup teman dalam nuansa kebaikan J

RVM Team

Jelang Ramadhan 1438H

#JumatBerkah



 
Blogger Templates