Sunday, 23 February 2014

Semua Memiliki peran yang menentukan

Dijaman sekarang ini realita masyarakat menggambarkan, sebagian terjadi adanya kesemrawutan tata kelola di lingkungan masyarakat. Setiap dipertemukan masalah yang amat sangat klasik pasti ada yang disalahkan, misalnya tentang tata ruang dan kesemrawutan kota. Sebagian dari saudara menyalahkan ini merupakan salah pemerintah yang tidak optimal dalam program tata kelola, kemudian ada sebagian lagi berpendapat masalah di kota ini merupakan kesalahan anggota dewan yang tidak melakukan fungsi pengawasan dan alokasi anggaran dengan baik. dalam sisi lain pun ternyata masyarakat juga bisa bersalah dikarenakan oleh kesadaran dalam mematuhi segala peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat sampai pemerintah tingkat lokal.
Contohnya ketika masyarakat yang sangat menderitanya, melihat infrastruktur kota yang berantakan, daya beli masyarakat rendah, pengangguran meningkat, angka kemiskinan naik dan yang ngeri lagi Index Pembangunan Manusia (IPM) sebegitu rendahnya. Pemerintah punya hajat sendiri yang punya agenda yang mayoritasnya digunakan untuk kepentingan golongan
Perlu diperlukan usaha yang kongkrit untuk membantu program dan merealisasikan visi dan misi dari program Pemerintah. Dalam hal ini setiap komponen masyarakat memiliki peran yang sangat menentukan, salah satu contohnya pedagang nasi kuning boleh jadi pembeli dari nasikuning kios ini merupakan bermacam profesi contoh salah satunya profesi dokter sebelum berangkat kerja ke Rumah Sakit sebelumnya sarapan dulu supaya ketika bekerja dan berhadapan dengan pasien bisa optimal dalam melakukan tindakan pengobatan bahkan operasi. Dengan performa dokter yang baik setidaknya dapat membantu dalam proses percepatan untuk penyembuhan penyakit pasien. Dalam hal lain sang dokter pun berharap ketika makan nasi kuning sarapan pagi tadi dapat memberikan kesehatan kepada sang dokter, bersih dan bergizi. Disisi lain pedagan nasi kuning pun ketika mengolah pembuatan nasi kuning harus senantiasa bersih, enak dan bergizi sehingga dapat menyehatkan pembeli dan diharapkan semua pembelinya terus berlangganan.
Bila kita simak, ini merupakan sebuah fenomena dimana semua pihak apa paun profesinya memiliki peran yang sangat penting..Jadi apa pun profesi kita berikanlah yang terbaik untuk konsumen kita karena akan memberikan manfaat.

Sunday, 16 February 2014

Reposisi yang Lama, Kreasi yang Baru

Kita semua sudah mafhum bahwa satu-satunya yang tak berubah alias abadi dalam kehidupan hanyalah perubahan itu sendiri. Dari zaman dulu, hukumnya sudah seperti itu. Yang membedakannya hanyalah dinamika dan kecepatan perubahan itu sendiri. Daur ulang produk juga semakin pendek. Barang konsumen yang dulu berganti model setiap tiga tahun, boleh jadi saat ini sudah berubah bentuk setiap 6 bulanan. Demikian pula, rata-rata usia perusahaan pada kenyataannya semakin menurun dari masa ke masa. Sebuah studi bahkan menunjukkan jika di tahun 1960-an, rata-rata usia hidup sebuah perusahaan yang terdaftar dalam S&P 500 sekitar 61 tahun, maka di tahun 1980-an usianya berkurang menjadi 25 tahun. Dan saat ini, umurnya pun bahkan menciut lagi menjadi 18 tahun. Betapa cepat dan dinamisnya gerak perubahan yang terjadi, khususnya dalam peradaban korporasi!
Ekuslie Goestiandi
Ekuslie Goestiandi
Suka tidak suka, perubahan medan pasar yang masif, perkembangan teknologi baru yang cepat dan hadirnya para pendatang bisnis baru yang sangat efisien dan berbiaya murah, membuat perusahaan mapan tak bisa santai dan berlama-lama menikmati kejayaannya. Kembali pada hukum alam “perubahan”, satu-satunya jalan yang memungkinkan sebuah perusahaan bertahan dan bertumbuh langgeng adalah melakukan perubahan itu sendiri. Di dunia korporasi, perubahan ini lazim disebut sebagai transformasi organisasi.
Seperti dikatakan oleh Charles Darwin, It is not the strongest of the species that survives, nor the most intelligent that survives. It is the one that is the most adaptable to change (bukan mereka yang kuat dan digdaya yang akan bertahan hidup, sebaliknya mereka yang mampu menyesuaikan diri dengan perubahanlah yang akan hidup dan bertumbuh langgeng)”, maka kata kunci kelanggengan organisasi di era perubahan yang dahsyat ini adalah kesiapan menghadapi perubahan atawa transformasi.
Dalam jagat korporasi, transformasi acap kali ditafsirkan sebagai proses “lahir baru”, yang berarti mematikan yang lama dan melahirkan yang baru. Proses “lahir baru” dalam hal ini bisa diartikan menghentikan produk/jasa yang ada selama ini, atau bahkan menutup perusahaan itu sama sekali, dan seterusnya menciptakan produk baru atau bahkan membangun perusahaan baru lainnya. Mungkinkah kita melakukan keduanya simultan pada waktu bersamaan, yakni sekaligus melanggengkan yang lama dan membangun yang baru?
Dalam studinya yang bertajuk Two Routes to Resilience (HBR, Desember 2012), Clark Gilbert dkk. memaparkan bahwa proses transformasi sebuah perusahaan dapat menempuh dua jalur perubahan seperti disebut di atas secara bersamaan, tanpa harus mengorbankan satu dengan lainnya. Lebih jauh, jika dilakukan dengan tepat, jalur ganda ini (melanggengkan yang lama dan membangun yang baru) bahkan akan menciptakan sinergi yang mendatangkan manfaat bisnis yang nyata. Secara ilustratif, Gilbert dkk. menyebut dua jalur transformasi tersebut sebagai jalur transformasi A dan jalur transformasi B. Jalur transformasi A adalah perubahan yang dilakukan dengan mereposisi bisnis inti/utama yang ada sekarang, yakni menyesuaikan model bisnisnya dengan kondisi pasar yang sedang ataupun sudah berubah. Sementara jalur transformasi B adalah perubahan yang dilaksanakan dengan membangun sebuah bisnis yang baru, yang terpisah dari yang ada sekarang, dan diharapkan menjadi sumber pertumbuhan usaha di masa mendatang.
Perusahaan mesin fotokopi dan printer Xerox adalah salah satu contoh organisasi yang berhasil melakukan jalur transformasi ganda ini. Pada era 1990-an, kompetisi di bidang teknologi dokumentasi yang begitu dahsyat (khususnya di negara-negara Asia yang menjadi pasar terbesar Xerox) telah menggerus keuntungan dan pangsa pasar Xerox, yang terkenal dengan produknya yang komplikatif dan mahal. Akibatnya, di tahun 2000, mereka membukukan kerugian bersih sekitar US$ 273 juta, dengan nilai pendapatan US$ 19 miliar. Tak sanggup menanggung kerugian yang sedemikian parah, perusahaan dipaksa menempuh jalan perubahan alias transformasi. Secara perlahan tetapi pasti, Xerox bahkan menempuh jalur transformasi ganda, yakni mereposisi bisnis inti mereka selama ini sekaligus menciptakan model bisnis yang baru.
Xerox tetap mempertahankan bisnis teknologi dokumentasi mereka, yakni mesin fotokopi dan printer. Bedanya, kali ini mereka membuat mesin fotokopi dan printer yang lebih sederhana (tidak komplikatif), harga yang lebih terjangkau, lebih maju secara teknologi dan sekaligus lebih efisien dalam biaya operasionalnya. Dengan spesifikasi yang technologyly-advanced dan cost- effective, bisnis teknologi dokumentasi Xerox pun akhirnya bisa bertahan dan bertumbuh lagi. Sembari mempertahankan bisnis inti mereka, Xerox juga mengakuisisi sebesar US$ 5,5 miliar atas perusahaan Accelerated Computer Services (ACS) yang membidangi pengelolaan dan otomasi proses kerja untuk perusahaan besar. Dengan mengombinasikan kekuatan Xerox di bidang teknologi dokumentasi dan keahlian ACS di bidang pengelolaan proses kerja, mereka mendeklarasikan diri sebagai penyedia solusi (solution provider) yang unggul untuk melayani kebutuhan perkantoran perusahaan di seluruh dunia.
Dengan integrasi dua jalur transformasi di atas, Xerox dapat meningkatkan efisiensi dengan cara memanfaatkan fungsi tertentu seperti: riset dan pengembangan, branding dan pemasaran untuk keperluan dua model bisnis sekaligus, yakni teknologi dokumentasi dan manajemen proses kerja. Ujung-ujungnya, pada akhir 2011, hasil sinergi dan integrasi tersebut mendatangkan nilai penjualan total sebesar US$ 23 miliar dengan keuntungan bersih perusahaan sekitar US$ 1,3 miliar.
Namun, kita jangan salah paham bahwa transformasi jalur ganda akan otomatis mendatangkan hasil sinergis dan keuntungan bagi perusahaan. Lagi-lagi Gilbert dkk. menegaskan bahwa salah satu kunci keberhasilan melakukan transformasi jalur ganda adalah memiliki kompetensi dan proses yang memungkinkan dua jalur transformasi itu saling berbagi sumber daya (resource sharing) tanpa mencampuri urusan operasional masing-masing jalur satu sama lainnya. Dan, itu berarti perusahaan harus memiliki SDM yang unggul dengan budaya kerja sama lintas fungsi yang baik. Tak kalah penting, proses kerja di perusahaan juga harus memungkinkan anggota tim kerja tersebut melakukan capabilities exchange atau pertukaran keahlian sesuai dengan kepentingan perusahaan secara cepat. Dengan kata lain, perusahaan harus memiliki budaya fleksibilitas yang mendobrak kebiasaan silo yang kaku dan tak tanggap untuk berubah.
Ekuslie Goestiandi, Pemerhati manajemen dan seorang pembelajar

Pemberdayaan Pengusaha Kecil

Membeli produk ini ada beberapa keuntungan, diantaranya
1. Mendukung program pemerintah dalam penyerapan tenaga kerja
2. Mendukung program pemerintah untuk memberantas kemiskinan
3. Menghidupkan kembali pengrajin sepatu asli Bandung, adalah sebuah realita, beberapa pengrajin sepatu hand made kota Bandung hidup dalam garis kemiskinan, dikarenakan dimanfaatkan secara tidak baik oleh pengusaha yang kurang adil.
4. Membeli produk ini berarti ikut berdonasi ke Yayasan Sahabat Peduli Umat, yang memiliki program-program yang sangat mulia yang semua program semuanya nyaris tak tersentuh oleh NGO lain
5. Menjadi reseller/mitra, akan mendapatkan edukasi tentang cara berbisnis yang baik, Insya Allah akan menghadirkan tidak hanya profit tapi benefit juga.
6. Silahkan kunjungi www.akselerashoes.com untuk melihat karya produk lainnya.
7. Informasi lebih lanjut silahkan hubungi 0817206462

Siap mensukseskan pemilu 2014

 
Kerja sama tim yang sudah terjalin tak terasa sudah menembus lebih dari satu dekade, hal yang dirasakan hingga saat ini adalah sebuah energi yang positif. Dengan semangat tim yang tak kenal henti menghadirkan kegiatan yang ekstra manfaat kepada masyarakat selain dari pada itu kemampuan diri sendiri pun ter upgrade dengan sendirinya lebih percaya diri dan cerdas. Disaat kemampuan semakin meningkat selanjutnya akan semakin membuka diri.Tahun 2014 ini, Indonesia akan melewati perhelatan akbar Pemilu 2014. Semoga bisa menghadirkan kepemimpinan yang berpihak kepada kemaslahatan ummat.
Untuk mendapatkan kepemimpinan sesuai harapan diperlukan usaha kongkrit dari masyarakat agar bisa mendorong wakilnya untuk mengakomodir aspirasi masyarakat. Sebuah kegagalan jika kita tidak ikut berpartisipasi dalam pendukungan dalam proses demokrasi di tahun ini. Buat masyarakat dan relawan yang akan bergabung dengan relawan PREVENTIVE khususnya di daerah Kota Bandung Dapil 2 : Cibeunying Kidul, Cibeunying Keler, Coblong, Sumur Bandung, Cidadap, Bandung Wetan silahkan bergabung, SMS ke No 0817206462.

Wednesday, 25 December 2013

Guru Ngaji Madrasah pun bisa umroh

Beberapa hari yang lalu penulis sempat bertemu di sebuah acara manasik umroh sebuah travel di kota Bandung, saat itu penulis sedang ada keperluan untuk buka stan jasa penukaran Riyal (mata uang Saudi). Saat itu penulis datang terlambat para jemaah sedang melakukan manasik praktek hingga mendekati waktu sholat Dzuhur. Saat break acara (ISHOMA) ada seorang jemaah mendekati penulis dan bertanya tentang manfaat pakai riyal di Mekkah.
Jemaah: "Pa sekarang berapa harga riyal.."
Penulis : "Kami jual perpaket pa, terdiri dari banyak pecahan, sampai pecahan kecil..harga perpaketnya 1 juta rupiah bisa dapat 294 Riyal"
Jemaah: Emang buat apa pecahan kecil?"
Penulis: "banyak manfaatnya pa, bisa untuk infak, jajan karena beberapa produk makanan/minuman yang pakai mesin pake uang pecahan kecil"
Jemaah: "Kalo standar bekal riyal untuk umroh berapa riyal ya mas?"
Penulis:"itu tergantung jemaahnya pa, tergantung kebutuhan juga..kalo menurut saya tukar satu juta juga bisa, emang bapak blm pernah berangkat umroh?"
Jemaah :"saya baru kali ini mas, ini juga alhamdulillah ada yang bayarin"
Penulis : "Subhanallah,..bpk bisa berangkat umroh gratis berarti saya yakin bapak punya amal kebaikan yang di apresiasi oleh relasi bapak,..btw profesi bapak apa sekarang?"
Jemaah : "Saya guru ngaji anak2 pa..(sambil tersenyum)..dan yang membiayai umroh ini sama orang tua murid ngaji saya"
Penulis :"(sambil terkesima) subhanallah, baik benar orang tua murid tersebut"
Kami pun larut ngobrol hingga hampir satu jam, dan ini memberikan pelajaran kepada penulis, bahwa profesi dalam dunia syiar dan dakwah dengan niat mencari ridho Allah swt dan memberikan pencerahan dan pemahaman kepada sesama muslim, terutama anak-anak yang notabene adalah generasi penerus kita memberikan rejeki yang tak terduga. Medapat kan undangan Allah dari umroh dan haji merupakan dambaan bagi kaum muslim diseluruh dunia dari semua kalangan dari golongan miskin hingga orang kaya duniawi. Karena di mekkah dan di madinah terdapat banyak tempat nya maqom ijabah, tempat berdoanya yang mustajab (yang akan dikabulkan Allah swt) dan hukumnya pun ibadah umroh adalah SUNNAH MUAKAD, ibadah sunnah yang sangat dianjurkan.
Semoga kita semua bisa mendapatkan kesempatan untuk bisa beribadah umroh dan haji ke baitullah..

Amiin Ya Robbal "alamiin...

Sunday, 15 December 2013

KEADILAN YANG TIDAK ADIL

LHI telah ditetapkan sebagai terpidana lewat keputusan pengadilan Tipikor. LHI dikenakan hukuman 16 tahun penjara dan seluruh hartanya disita untuk negara. Walau selama persidangan tidak bisa dibuktikan secara materi LHI melakukan perbuatan sesuai dakwaan jaksa. Karena memang tidak ada bukti ( Uang dan saksi kunci ) dia melakukan. Tidak ada bukti dia menggunakan kekuasaannya sebagai pimpinan PKS untuk mempengaruhi menteri Pertanian yang kader PKS. Kesalahannya  LHI hanya satu yaitu dia berteman baik dengan pelaku yang terbukti secara materi melakukan suap yaitu Fathanah. Ya, KPK selalu menang di pengadilan. Tidak ada istilah SP3 untuk kasus yang ditangani KPK. Setiap orang yang dinyatakan tersangka maka dia akan berakhir menjadi terpidana. Saya termasuk marah dan benci dengan siapapun yang berlaku korupsi karena mereka bukan hanya mengkhianati negara tapi juga mengkhianati Tuhan. Mereka juga mengkhianati nilai nilai kemanusiaan yang harus mereka bangun dihadapan keluarga dan masyarakat sebagai makhluk yang bernama manusia. Kalaulah keputusan hukuman untuk LHI ada demi keadilan maka saya harus berpuas diri kepada KPK. Artinya cita cita reformasi untuk lahirnya masyarakat madani , masyarakat plural yang cinta perdamaian, kebaikan, kebenaran dan keadilan akan terjelma. Tidak perlu dirisaukan bila sampai kini korupsi terus terjadi karena hanya masalah waktu, itu akan habis dengan sendirinya seiring semakin kerasnya KPK bersikap. Yang jadi pertanyaan adalah apakah KPK benar diadakan sesuai amanah reformasi untuk tegaknya keadilan bagi rakyat dari para pelaku korupsi? Mengapa saya bertanya seperti itu ? 

Teman saya seorang  ahli telekomunikasi yang juga dosen ITB pernah diminta oleh pengadilan sebagai Saksi terdakwa kasus  Antasari. Teman ini  bukan orang yang doyan berpolitik dan tidak peduli soal intrik politik. Jadi dapat dipastikan dia akan menjadi saksi ahli yang bekerja sesuai dengan keahliannya tanpa bisa didikte karena alasan apapun. Kesaksiannya sangat menentukan untuk menghubungkan Antasari dengan peristiwa kematian Nasruddin, dimana satu satunya bukti adalah adanya SMS dari  Antasari yang mengancam Nasruddin. Tugas teman ini adalah membuktikan SMS itu benar berasal dari Antasari. Hasil penelitiannya bersama team, membuktikan bahwa SMS itu tidak pernah ada. Bukti SMS yang diajukan Jaksa adalah palsu. Seharusnya dengan bukti itu,  Antasari harus dibebaskan dari segala tuntutan. Apalagi menurut teman saya yang pengacara bahwa selama proses persidangan tidak bisa dibuktikan hubungan Antasari dengan kematian Nasruddin. Itu semua hanya keterangan dari berbagai saksi yang dihadirkan jaksa dan dari itu cerita dibangun untuk  memberikan keyakinan kepada hakim bahwa tersangka dengan meyakinkan melakukan tindakan pidana dan patut dihukum seberat beratnya. Dakwaan jaksa adalah pembunuhan berencana dan dijerat dengan Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP pasal 340 dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati. Yang akhirnya hakim memutuskan hukuman 18 tahun penjara.

Ustad Abu Bakar Baasyir (ABB) dijatuhi hukuman 15 tahun karena dakwaan melakukan kejahatan terorisme. Selama persidangan tidak ada satupun bukti secara materi yang  bisa menjadikan  ABB sebagai terpidana. Semua bukti hanyalah berasal dari saksi yang kemudian dihubungkan hubungkan dengan ABB untuk memberikan keyakinan kepada hakim bahwa ABB memang pelaku teroris. Benarkah begitu ? Teman aktifis yang selalu hadir dalam persidangan ABB mengatakan bahwa dakwaan jaksa sangat lemah. Satu satunya yang mengaitkan ABB dengan teroris Aceh adalah adanya pembicaraan empat mata antara ABB dengan Dulmatin untuk melakukan pelatihan militer di Aceh. Padahal almarhum Dulmatin ditembak mati sebelum dimintai keterangannya. Bagaimana saksi yang sudah meninggal yang tidak pernah memberikan keterangan BAP dapat dijadikan bukti dipengadilan. Satu satunya kesalahan  ABB adalah dia memang pernah berhubungan dengan orang orang yang terlibat tindakan teroris dan makar namun itu dalam kapasitasnya sebagai Ustadz atau ulama yang mengharuskan dia bertemu dengan berbagai orang. Kalaupun sampai orang terpengaruh dengan dakwahnya tentang keharusan menegakan syariat islam dalam kehidupan bernegara maka itu bukanlah kejahatan. Karena dia menyampaikan keyakinannya berdasarkan agama yang diakui syah oleh republik ini. Tapi keyakinan ABB dijadikan dasar keyakinan Hakim untuk menjadikan dia terpidana teroris.

Ada cerita, ini kisah nyata tahun 80an. Seseorang diseret oleh warga penghuni komplek perumahan kekantor polisi karena kepergok ada diatas genteng rumah orang dimalam hari. Walau tidak ada barang bukti ditangan bahwa dia mencuri namun sudah cukup alasan bagi orang ramai dia adalah pencuri. Setidaknya dia patut diduga melakukan pencurian. Patut diduga saja sudah cukup membuat orang pesakitan. Begitulah hokum dinegeri ini. Dihadapan polisi, tersangka mengakui bahwa benar dia ada diatas genteng rumah orang dimalam hari dan terpaksa mengakui patut diduga itu. Namun apa yang terjadi dipangadilan? Ditangan seorang pengacara yang idealis, tersangka ini bebas murni. Mengapa ? Ada satu pertanyaan dari terdakwa kepada hakim dan hakim tidak bisa menjawabnya, apa bukti bahwa dia mencuri? Karena ini dakwaan mencuri maka harus ada bukti barang curian. Tanpa bukti barang curian maka dakwaan itu batal demi hokum. Kesaksian tanpa bukti justru membatalkan kesaksian itu sendiri. Jaksa gagal menyediakan barang bukti dihadapan hakim karena memang belum terjadi pencurian. Satu satunya bukti kesalahan tersangka hingga patut diduga mencuri adalah dia berada diatas atap rumah orang dimalam hari. Tapi logika realita bukanlah logika hukum untuk menjadikan seoran terpidana. Ada falsafah hukum yang hampir semua mahasiswa fakultas hukum diwajibkan untuk menghapal Azas Indubio Proreo  “Lebih baik membebaskan 1000 orang yang bersalah daripada menghukum satu orang yang tidak bersalah”. Artinya Lebih baik membebaskan orang yang diragukan bersalah daripada terlanjur menghukum orang tidak bersalah. Prinsip hukum ini sudah ada sejak zaman Nabi.

Philosopi hukum seperti cerita diatas tidak berlaku bagi LHI, Antasari dan ABB. Mereka dijadikan tersangka karena “patut diduga” dan setelah itu mereka menjadi terpidana karena proses persidangan yang berhasil menciptakan opini yang memberikan “keyakinan “hakim bahwa tersangka bersalah. Andaikan kasus LHI, Antasari, ABB dijadikan jurisprudence untuk kasus Bank Century, Hambalang maka dipastikan akan banyak elite politik dari penguasa yang masuk penjara. Karena walau tidak terbukti secara materi namun secara “meyakinkan” dapat dibuktikan dari sisi sosial kehidupan mereka yang berkuasa, yang langsung menjadi Orang  Kaya Baru yang bergelimang dengan kemewahan. Tapi hukum Indonesia hanya berlaku untuk yang bukan penguasa, dan kepada penguasa,  hukum harus berjalan dengan azas Indubio Proreo. Seorang perwira militer asing  yang bertemu dengan saya dalam acara wine party mengatakan bahwa Amerika dan Australia sangat kecewa dengan sikap Megawati yang lemah terhadap Terorisme terbukti Abu Bakar Baasyir (ABB) dijatuhi vonis hukuman ringan. Namun AS sangat bangga dengan rezim SBY karena bisa membungkam ABB dengan hukuman berat dan sekaligus merusak citra gerakan islam fundamentalis di Indonesia. Mereka ( AS dan Australia ) puas terhadap hasil peradilan kasus LHI karena LHI bukan hanya mengganggu ambisi AS dan Ausralia menguasai pasar daging di Indonesia tapi juga LHI adalah orang yang masuk dalam gerakan bawah tanah perjuangan islam international. Walau untuk itu harus menjadikan Antasari sang ketua KPK sebagai terpidana karena mencoba menguak konspirasi mereka menempatkan puppet sebagai pemimpin terpilih negeri ini...

Monday, 25 November 2013

Menjaga konsistensi amalan sederhana berdampak besar

Sekitar 10 tahun yang lalu kami memulai agenda sederhana melaksanakan tensi gratis di pasar tradisional, dimulai dari tensi tanpa record sampai dikelola secara profesional hingga saat ini. Variasi pemeriksaan pun mulai kami jajaki dari pemeriksaan kadar gula dalam darah, kadar asam urat, kolesterol dan trigliserida.
Kami yang merupakan bagian dari panitia pelaksana merasakan banyak terjadi kemajuan yang sangat signifikan hingga dari sekian tahun tersebut hanya dalam hitungan jari kami tidak melakukan agenda tensi (baksos) dipasar tradisional dan itu pun H -1 kami harus pampang PENGUMUMAN bahwa baksos bulan ini di tunda ke bulan berikutnya.
Kami awalnya berpendapat dan menganalisa bahwasanya pasien yang mendatangi kami hanya sekedar iseng alias mumpung skalian lewat kita periksa...(mindset panitia), seiring berjalanya waktu banyak hal yang kami dapatkan (Keutamaan) diantaranya:
1. Memberikan edukasi dan pemeliharaan kesehatan masyarakat secara langsung membantu pemerintah dalam program peningkatan usia harapan hidup, walau pun kami tanda tanya besar apakh pemerintah tahu tentang eksistensi kami melayani masyarakat. Dan yang paling penting adalah beberapa pasien yang mengalami kondisi diluar normal amat sangat terasa terbantu dengan kegiatan baksos ini.
2. Memberikan edukasi kapada masyarakat tentang pengorbanan untuk sebuah keuntungan, setelah beberapa lama (sekitar 7 tahunan) kami menyediakan kotak infak yang berasal dari masyarakat yang kami belikan untuk pengadaaan alat kesehatan yang canggih, pengobatan gratis (momen tertentu) dan pembelian aset penunjang lainnya, kalau dihitung mungkin nilainya sangat fantastis (bisa capai puluhan juta)
3. Sebuah ladang amal, kami membuka informasi dan bersedia untuk menduplikasi ke daerah lain ihwal sistem baksos yang kami bangun, hingga saat ini (nov 13) sudah tercatat jumlah pasien sekitar 2200 orang, sebagian besar (150-300org) datang ketempat stand kita untuk diperiksa dan berkonsultasi. Kami meyakini ini merupakan salah satu amal terbaik yang merupakan peluang yang jangan disia-siakan.
4. Mendapat kan dukungan dari masyarakat dan didoakan masyarakat untuk dimudahkan dalam segala urusan.
5. Segera hubungi kami untuk melakukan coaching clinic di pasar tradisonal sekitar anda (maaf untuk sementara sekitar Bandung Raya, insya Allah yang lain menyusul)
Semoga dengan informasi diatas bisa membawa kita ke jalan yang lebih baik dan bermanfaat.
 
Blogger Templates