Saturday, 26 March 2016

Waralaba Perkebunan, Investasi Pengganti Emas


Konsep bisnis waralaba (franchise) telah dipakai dalam berbagai bidang usaha, termasuk dalam dunia pertanian (agrobisnis). Di Indonesia, waralaba di bidang pertanian dan perkebunan telah mulai dikenal banyak orang. Varietas tanaman yang menjadi idola adalah pohon-pohon berkayu yang bisa digunakan untuk bahan bangunan dan industri properti (misalnya kayu untuk triplek / plywood). Tanaman pohon yang menjadi investasi dalam bisnis franchise pohon (agroforestry) antara lain jati, jabon,  sengon, dan sebagainya.

Pada agrobisnis pohon kelapa sawit, terdapat tiga jenis kerjasama waralaba, yaitu waralaba varietas, waralaba benih, dan waralaba bibit. Pengelolanya (franchisor) biasanya berupa perusahaan yang telah berbadan hukum (PT/CV).

Waralaba dalam dunia perkebunan khususnya dalam konsep hutan rakyat lebih diperuntukan pada orang-orang yang ingin berinvestasi dalam agroforestry namun terkandala pada waktu (tidak sempat mengelola), tidak memiliki lahan, ataupun sama sekali tidak mempunyai pengetahuan dalam bidang pertanian/perkebunan. Maka dengan bermitra menjadi franchise, anda bisa menikmati keuntungan dari pemanenan kayu-kayu tersebut dalam rentang waktu yang telah ditentukan (5-7 tahun).

Berapa jumlah modal yang diperlukan untuk ikut waralaba perkebunan (pohon kayu)? Semua tergantung dari jumlah pohon yang ingin ditanam dan kepemilikan lahan. Jumlah pohon yang ditanam biasanya dihitung perbibit, mulai dari 100 pohon, 200 pohon, 500 pohon, hingga 1.000 pohon. Semakin banyak bibit yang diinvestasikan tentu akan semakin besar modal yang harus diserahkan. Di beberapa perusahaan, untuk menjadi mitra waralaba, seseorang harus menyerahkan modal sekitar 70-80 juta rupiah untuk investasi 1.000 bibit pohon jabon. Sementara itu, kepemilikan lahan dimaksudkan seberapa luas lahan yang anda mampu sediakan, jika tidak punya lahan anda bisa mengontrak lahan milik orang lain dalam waktu sekian tahun, atau menyerahkan sepenuhnya ke tangan pewaralaba.

Pewaralaba (biasanya perusahaan yang berbadan hukum  - PT/CV) akan mengelola lahan, merawat tanaman, hingga melakukan proses penjualan ketika pohon telah siap dipanen. Berapa besar keuntungan investasi yang bisa dinikmati seorang franchise (mitra waralaba) ketika pohon telah siap dipenen? Jawabannya tergantung harga dari jenis pohon yang ditanam, dan biasanya dipotong sekitar 30-40% untuk Franchisor sebagai biaya perawatan untuk sekian tahun. Kemudian sisanya menjadi milik investor/franchise.

Menurut asumsi analisa usaha, untuk 100 pohon jabon dengan modal penyertaan sekitar 6-7 juta rupiah, dalam 5 tahun kedapan dapat menghasilkan profit sebesar 30-25 juta rupiah. Tetapi sebenarnya tergantung dari perjanjian kontrak waralaba yang telah disepakati. Untuk mengetahui perusahaan mana saja yang masih membuka peluang investasi waralaba ini, tentunya yang dapat dipercaya, silahkan anda cari melalui Google! Selamat berinvestasi..!!

Wednesday, 10 February 2016

Kiat Sukses Menjadi Agen Pupuk Pertanian




Kebutuhan lahan pertanian dan perkebunan terhadap ketersediaan pupuk dan obat tanaman lainnya cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Meskipun luas lahan pertanian cenderung mengalami penurunan di beberapa wilayah di Indonesia karena adanya alih fungsi lahan, namun kebutuhan terhadap produk tersebut dari kelompok masyarakat petani cenderung tidak berubah mengingat varietas pupuk dan obat tanaman (baik organik maupun non organik) yang diciptakan semakin beragam.

Jika dulu para petani hanya membeli pupuk untuk penyubur tanaman, kini pupuk yang dibutuhkan beraneka jenis, misalnya pupuk atau obat penyubur bunga, pupuk dan obat untuk pemberantas hama, pupuk untuk mempercepat proses pematangan buah, dan lain sebagainy.

Nah, jika wilayah anda termasuk daerah yang para penduduknya sebagian berprofesi sebagai petani, maka usaha perdagangan pupuk dan produk-produk penunjang pertanian menjadi pilihan yang cukup menarik.  Agar bisa sukses dalam bidang usaha ini, ada beberapa kiat yang mesti anda lakukan, antara lain:

Menentukan Produsen / Distributor Pupuk
Dalam bisnis ini, anda diberikan dua pilihan yaitu menjadi distributor resmi atau membuka kios penjualan pupuk resmi. Jika menjadi distributor pupuk pada suatu produsen pupuk, maka anda harus mempunyai modal yang lebih. Modal tersebut digunakan untuk membeli stok pupuk dalam jumlah banyak, membangun gudang penyimpanan, dan memiliki kendaraan guna mendistribusikan pupuk dan obat tanaman tersebut ke agen-agen atau kios-kios yang telah menjadi mitra anda. Beberapa persyaratan lain yang harus dilengkapi adalah perusahaan anda telah berbadan hukum (PT/CV/UD/Koperasi), memiliki SIUP, mempunyai jaringan pemasaran, dan memiliki kantor kerja. Jika modal yang anda miliki terbilang pas-pasan, maka sebaiknya cukup menjadi agen resmi dengan cara membuka sebuah kios / toko penjual pupuk di wilayah anda. Anda hanya perlu menghubungi dan menjadi mitra distributor-distributor resmi di daerah anda.

Kemudian untuk meyakinkan konsumen bahwa anda merupakan penyalur pupuk resmi, maka lengkapi kios anda dengan Surat Izin Usaha Perdagangan dan Surat Perjanjian Usaha dari distributor yang anda pilih tersebut. Agar sukses, pilihlan distributor pupuk yang mampu memberikan penawaran harga yang murah dan masuk akal. Perhatikan juga kredibelitas produknya terhadap hasil pertanian selama ini. Jangan sampai anda menjadi agen dari produsen dan distributor pupuk yang produknya gagal memenuhi keinginan petani. Di Indonesia ada berbagai perusahaan sebagai produsen pupuk, misalnya PT Pupuk Indonesia dengan 7 anak perusahaannya PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Pupuk Iskandar Muda, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Rekayasa Industri, dan PT Mega Eltra. Ada juga PT Natural Nusantara, PT Dupan Anugerah Lestari, PT Saraswanti Anugerah Makmur, dan lain-lainnya. Masing-masing perusahaan produsen pupuk tersebut mempunyai ratusan distributor yang tersebar di seluruh Indonesia.

Memilih Jenis-jenis Pupuk
Ada berbagai jenis pupuk dan obat tanaman yang beredar dipasaran. Masing-masing produk tersebut mempunyai fungsi dan manfaat  yang berbeda. Misalnya pupuk tungal (mengandung satu unsur dominan) dan pupuk majemuk (misalnya DAP dan Amofos). Pupuk Biochar untuk menyuburkan tanah kering, super nasa pupuk penggembur tanah, pupuk big growth sebagai perangsang buah, urea, pupuk NPK, dan banyak lagi. Pilihlah jenis pupuk yang akan anda jual. Sesuaikan dengan jenis komoditi pertanian yang banyak ditanam serta jenis masalah / penyakit yang banyak menyerang tanaman di daerah tempat tinggal anda. Perhatikan (awas) juga pupuk palsu yang banyak beredar dipasaran.

Mempelajari  Ilmu Pertanian
Para konsumen (petani) yang ingin membeli pupuk atau obat tanaman tentu ingin juga mendapatkan informasi tentang cara terbaik menggunakan produk tersebut. Jika anda sebagai agen atau pemilik kios pupuk tersebut mampu memberikan informasi secara edukatif, maka dijamin usaha anda akan mampu berkembang dan menjadi tempat favorit mereka. Oleh karena itu, anda harus banyak belajar tentang dunia pertanian, baik bioteknologi, botani, hama dan sebagainya. Jika anda punya sedikit lahan, maka praktikan untuk memberikan bukti kepada konsumen.

Menerapkan Strategi Penjualan
Langkah berikutnya adalah melakukan berbagai strategi penjualan, diantaranya persaingan harga yang tepat, promosi usaha, dan juga cara penjualan produk. Beberapa produk pupuk dan obat-obat tanaman dijual dalam kantong dan karung (sak) dengan ukuran tertentu. Jika anda menjual secara eceran, maka resikonya pupuk bisa cepat rusak akibat terkontimanasi udara luar, namun peluang terjualnya lebih cepat karena beberapa petani yang lahannya kecil hanya membutuhkan sedikit pupuk. Oleh karena itu strategi usaha sebaiknya beradaptasi dengan kondisi pertanian dan daya beli di wilayah anda.

Thursday, 7 January 2016

Tips membangun rumah bagus tapi murah



 
Membangun rumah bagus dengan biaya mahal itu wajar-wajar saja, jika bisa membangunya dengan harga hemat, itu baru luar biasa. disini kita akan menggali beberapa tips membangun rumah bagus tapi murah. ya.. ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mewujudkan hal ini, dari mulai saat perencanaan sampai pelaksanaan pembangunan. o.k langsung saja kita mulai menyelidikan hal-hal yang bisa mendukung kita dalam mewujudkan rumah idaman dengan biaya paling kecil:-)

Membuat gambar rumah sebelum membangun.
Kesanya memang terlihat akan ada biaya tambahan ketika harus membuat gambar rumah, kenapa tidak memasrahkanya saja langsung kepada tukang bangunan? boros, berapa waktu yang terbuang untuk menjelaskan kepada tukang agar mengerti seperti apa bangunan yang kita harapkan, belum lagi kalau ternyata yang sudah dibangun belum sesuai keinginan, tentu akan ada pekerjaan bongkar pasang yang berarti terjadi pemborosan. hal ini bisa diantisipasi dengan membuat gambar sebagai tempat koreksi saat perencanaan sekaligus sebagai pedoman saat pelaksanaan pembangunan.
Menghitung rencana anggaran biaya (RAB) rumah.
Berdasarkan gambar desain rumah yang sudah dibuat, dapat kita hitung berapa perkiraan biayanya. ini sangat penting untuk evaluasi dini. misalnya kita bisa merubah bentuk rumah untuk mendapatkan biaya yang lebih kecil.
Memilih material bangunan terbaik dan termurah.
Membandingkan beberapa merek bahan bangunan untuk dapat menemukan mana yang paling bagus sekaligus murah. terkadang ada program promo atau diskon yang memungkinkan kita untuk mendapatkan bahan bangunan dengan harga yang lebih hemat.
Menyelesaikan izin mendirikan bangunan (IMB).
Akan sangat merepotkan jika proses pelaksanaan pembangunan harus terhenti sejenak akibat terkena segel pita kuning karena belum mengantongi IMB, ada waktu yang akan terbuang dan ada resiko harus membayar tenaga kerja yang terpaksa menganggur untuk sementara waktu sampai proses perizinan selesai.
Memilih tenaga kerja/pemborong/supplier yang bagus dan profesional.
Contohnya tukang bangunan yang sudah ahli dibidangnya tentu akan mampu menyelesaikan pekerjaan secara cepat dengan kualitas terbaik. supplier/ toko bahan bangunan yang bagus tentu dapat menyediakan material berkualitas dengan harga bersaing.
Menggunakan metode kerja terbaik
Cara apa yang bisa dipakai untuk melaksanakan suatu item pekerjaan agar bisa menyelesaikanya lebih cepat, dengan biaya paling sedikit dan mendapatkan kualitas bangunan paling bagus.
Mempercepat pelaksanaan pembangunan rumah.
Semakin cepat pembangunanya berarti akan ada biaya yang bisa dihemat, belum lagi kalau rumah yang dibangun itu nantinya akan di sewakan/dikontrakan, jadi kita bisa mendapatkan penghasilan lebih awal.

Begitulah hal-hal yang bisa dilakukan sebagai langkah untuk menghemat biaya pembangunan rumah sekaligus mendapat kualitas terbagus. silahkan mencari hal-hal lain yang bisa dilakukan, dan apabila ada tambahan ide bisa berbagi disini agar bermanfaat bagi rekan-rekan kita yang lain, selamat mewujudkan rumah idaman

Hindari 6 Kesalahan Ini Saat Mendirikan Perusahaan Start Up




Membangun perusahaan startup memang memiliki tantangan tersendiri. Selain berjuang dengan ketersediaan modal yang terbatas, perusahaan juga harus menghadapi para kompetitor. Kunci kesuksesannya adalah menghadirkan sesuatu yang benar - benar inovatif. Selain itu, anda yang tergabung dalam pendirian sebuah startup harus sedapat mungkin menghindari kesalahan - kesalahan yang sering dilakukan oleh para pemula startup. Setiap keputusan, entah itu kecil ataupun keputusan strategis dapat berakibat fatal jika tidak dilakukan dengan seksama. Menurut Adeo Ressi, yang merupakan Founder dan CEO The Founder Institute, serta seorang mentor yang sukses membina ratusan startup, mengungkapkan bahwa dalam pendirian sebuah perusahaan rintisan (start up), sang pendiri ataupun mereka yang tergabung dalam organisasi startup harus menghindari enam kesalahan yang sering terjadi yang membuat perusahaan rintisan tersebut tidak berhasil menggapai kemajuan. Apa sajakah kesalahan - kesalahan tersebut?

1. Salah Memilih Tim Pendiri Awal
Ressi mengingatkan bagi mereka yang ingin merintis perusahaan startup harus memulainya dengan membentuk tim yang penuh dedikasi dan tanggung jawab. Oleh karena itu, perekrutan dan pembentukan tim harus dilakukan dengan cermat dan hati-hati serta tidak tergesa-gesa. Jika anda melibatkan orang yang salah atau tidak kompeten dapat membuat ketidakefektifan, kemandekan dan ketidakmajuan, bahkan bisa terjadi perebutan kekuasaan.

2. Menyusun Struktur Perusahaan, Struktur Pendiri, dan Tim Penawaran yang Buruk
Seringkali sebuah perusahaan startup mengalami kegagalan karena mereka melakukan pengelolaan kompensasi, dana saham, dan menentukan pilihan secara buruk. Agar hal ini tidak terjadi, Ressi memberi nasihat agar para pelaku usaha rintisan tersebut melakukan penawaran ke investor dengan penuh kehati-hatian. Anda tentu tidak bisa akan mundur atau membatalkan perjanjian dengan investor ketika anda salah mengambil keputusan.

3. Memilih dan Menerapkan Model Bisnis yang Keliru
Ini menjadi bagian yang cukup krusial bagi kelangsungan bisnis startup tersebut. Pemilihan model bisnis dan pendapatan yang tepat akan memudahkan bagi perusahaan untuk berkembang dan menghasilkan pendapatan yang lebih tepat.

4. Mengadopsi dan Mengaplikasikan Teknologi yang Kurang Tepat
Pilihlah teknologi yang populer dan banyak digunakan. Ini akan mampu memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk berkembang cepat. Sebaliknya jika keliru memilih teknologi yang menjadi penyokong produknya, maka pendiri akan mengalami kesulitan serta berpeluang kecil untuk menjadi produk yang populer atau memberikan hasil terbaik.

5. Menetapkan Nama atau Brand yang Salah
Walaupun kelihatannya sederhana, namun kekeliruan memilih nama perusahaan atau brand produk bisa berakibat fatal. Penetapan nama atau merek harus dipikirkan secara matang. Ia harus bisa mengkomunikasikan manfaat secara jelas. Hindari pemilihan nama yang terdengar agak aneh atau konyol, sulit diucapkan dan sulit diingat.

6. Tidak Memilih Model Pasar yang Tepat
Keahlian pendekatan penjualan dan marketing harus dimiliki oleh pendiri atau tim perusahaan startup. Mereka harus melakukan pendekatan dan pilihan distribusi dengan cermat karena cara perusahaan mendapatkan pelanggan akan menjadi penentu masa depan startup tersebut.

Lalu, bagaimanakah caranya mencari solusi dari enam kesalahan tersebut? Ressi menyarankan agar para pemula yang merasa kesulitan dengan poin di atas untuk mencari bantuan dari pihak - pihak yang berpengalaman.

Monday, 4 January 2016

Bisakah Tenaga Kerja Indonesia Bersaing dalam Masyarakat Ekonomi Asean?




Apa itu MEA? MEA atau akronim dari Masyarakat Ekonomi Asean yang dalam bahasa Inggris disebut ASEAN Economic Community (AEC) adalah sebuah kebijakan dan kesepakatan bersama seluruh negara yang tergabung dalam keanggotaan ASEAN untuk menerapkan integrasi ekonomi ASEAN dalam menghadapi perdagangan bebas. Implementasi MEA secara resmi dimulai pada awal tahun 2016 dan telah direncanakan sejak satu dekade yang lalu. Dengan adanya pembentukan pasar tunggal yang diistilahkan dengan Masyarakat Ekonomi Asean tersebut, berarti memungkinkan sebuah negara di Asean melakukan perdagangan secara bebas dan lebih mudah ke negara - negara lain sesama anggota Asean. Dampak implementasi perjanjian bersama ini adalah membuat kompetisi semakin ketat, sehingga diharapkan semua pihak di kawasan Asia Tenggara berupaya meningkatkan kualitasnya sehingga memiliki daya saing yang tidak kalah dari China dan India dalam bidang ekonomi dan perdagangan, serta menarik investasi.

Tenaga kerja indonesia MEA

Penerapan MEA bukan hanya berhubungan dengan sektor perdagangan barang dan jasa saja, tetapi juga pasar tenaga kerja profesional, dimana sebuah negara bisa dengan mudah mengekspor dan mengimpor tenaga kerja yang kompeten, seperti dokter, perawat, pengacara, guru, akuntan, dan lainnya. Dalam MEA, beragam peraturan negara yang sebelumnya menghambat arus masuk tenaga kerja asing, harus mulai dilonggarkan. Hal ini berarti, persaingan juga terjadi pada kualitas sumber daya manusianya.

Mampukah Tenaga Kerja Indonesia Bersaing dengan Tenaga Kerja Asing di Kawasan Asean?
Melansir berita yang diterbitkan di bbc.com, sejumlah pimpinan asosiasi profesi mengaku optimis tentang kompetensi tenaga kerja Indonesia dalam persaingan dengan tenaga kerja dari negara-negara Asean lainnya. Penerapan MEA bisa membawa keuntungan dan kerugian tersendiri. Hendri Suparini, seorang pakar dan analis ekonomi, mengatakan bahwa momen perdagangan bebas yang dilakukan antar negara Asean tersebut bisa menjadi kesempatan emas sekaligus juga ancaman bagi bangsa Indonesia.

Seperti yang dikutip dari Metro TV, Hendri Suparini mengungkapkan bahwa dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean tersebut, pemerintah harus berupaya meningkatkan sumber daya manusia Indonesia, dan juga menyiapkan strategi jitu agar sektor yang menjadi keunggulan Indonesia tetap menjadi yang terdepan. Salah satu contohnya adalah meningkatkan kualitas perawat asal Indonesia untuk dikirim ke negara lain. Menurut sebuah riset, kualitas perawat Indonesia dinilai lebih unggul karena lebih sabar, lebih teliti dan sebagainya. Intinya adalah pemerintah perlu menyiapkan tenaga kerja yang memiliki keunggulan tersendiri sehingga implementasi MEA bukan hal yang menakutkan.
 
Blogger Templates